Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021

Pebulutangkis Dunia Terpesona dengan Tari Kecak dan Epos Ramayana

Pebulutangkis Dunia Terpesona dengan Tari Kecak dan Epos Ramayana
Pemain berfoto dengan penari. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Senin, 22 November 2021 22:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Layanan panitia penyelenggara Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021 memang patut mendapat pujian dalam memikar para atlet dan ofisial. Mereka disajikan pertunjukan Tari Kecak di Uluwatu, Kuta Selatan, Bali, Senin (22/11/2021).

Digelar di tengah suasana tenggelamnya matahari di Pulau Dewata, Tari Kecak membuat beberapa pemain bulutangkis seperti Pusarla V. Sindhu (India), Jordan Hart (Polandia), Gabriela dan Stefani Stoeva (Bulgaria) terpesona.

Beberapa dari mereka mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan pertama mereka ke Pulau Dewata dan disajikan beberapa pertunjukan tersebut. Tidak heran kebanyakan dari mereka merasa tercengang saat melihat aksi pertunjukan Tari Kecak itu.

"Pertunjukan yang sangat baik, saya jadi menyukai tempat ini dan membuat saya bisa refreshing sejenak menghadapi turnamen berikutnya," ungkap Sindhu.

"Saya tidak menyangka akan dibawa ke tempat seperti ini. Kami menjadi tahu budaya lokal yang ada di sini sambil menikmati suasana sore yang sangat indah di Pulau Bali," ujar Jordan Hart.

Hal senada juga dikatakan oleh Stoeva bersaudara. Pebulutangkis asal Bulgaria itu mengaku kagum dengan pertunjukan yang disajikan oleh panitia penyelenggara.

"Kami sangat senang melihat keindahan budaya yang ada di sini. Kami jadi tahu bahwa di sini selain pulau yang sangat bagus juga memiliki banyak budaya. Kami belum pernah sebelumnya melihat hal ini," ungkap Gabriel.

Sebelum tampil di ajang Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2021 yang digelar pada 23-28 November mendatang, panitia penyelenggara IBF 2021 mengajak atlet, ofisial, wasit, media serta beberapa perangkat pertandingan lainnya untuk pergi ke Uluwatu.

Dengan masih menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti mengenakan masker, menjaga jarak hingga cuci tangan selalu, panitia memberikan hiburan sejenak kepada para peserta yang ikut sajian Tari Kecak.

Selain menyaksikan Tari Kecak, mereka yang ikut tur kali ini juga melihat pementasan cerita epos Ramayana yang mana merupakan cerita legendaris terkenal di Indonesia. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww