Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
15 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
8 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Michael Kolawole Rindu Suasana IBL

Michael Kolawole Rindu Suasana IBL
Michael Kolawole. (Dok. iblindonesia)
Selasa, 23 November 2021 12:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA  - Indonesia Basketball League (IBL) 2020 menjadi momen spesial bagi Michael Kolawole. Pada musim itu, Kolawole bisa merasakan hebatnya atmosfer liga basket tertinggi di Tanah Air.

Sayang, Kolawole tak bisa menyelesaikan musim hingga selesai. Pandemi Covid-19 membuat IBL 2020 terhenti di tengah jalan.

Padahal kala itu, Kolawole tengah bersinar bersama Louvre Surabaya. Perasaan Kolawole sempat campur aduk karena terpaksa pulang saat musim belum selesai.

“Rasanya manis dan asam. Saya merindukan keluarga, tetapi di sisi lain, saya ingin liga tetap berlanjut,” ujar Kolawole.

Penyesalan Kolawole akan terbayar pada IBL 2022. Ia bakal kembali bersama West Bandits Solo musim depan.

“Musim pertama berjalan baik untuk saya. Tentunya sebuah berkah bisa bermain di level tertinggi dan saya sangat mencintai liga ini,” ujar Kolawole.

“Saya rindu suasanya di sana,” imbuh Kolawole. ***

wwwwww