Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
9 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Di Usia 93 Tahun, Ini Ambisi Persija

Di Usia 93 Tahun, Ini Ambisi Persija
Persija Jakarta rayakan Hut ke-93. (Dok. ligaindonesiabaru)
Senin, 29 November 2021 13:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tak terasa sebuah tim sepakbola di Jakarta yang terbentuk 28 November 1928 dengan nama Voetballbond Indonesia Jacatra (VIJ) sudah berusia 93. Kini, klub itu lebih dikenal Persija.

Setelah 93 berlalu, Persija saat ini bukan hanya sebagai klub sepak bola semata. Persija adalah jati diri masyarakat Ibu Kota. Persija bukan hanya sekadar salah satu klub tua di sepak bola nasional.

Persija memiliki rekam jejak gilang-gemilang. Total sembilan gelar kompetisi Perserikatan (1931, 1933, 1934, 1938, 1953-1954, 1964, 1971-1973, 1973-1975, 1978-1979) plus dua juara Liga Indonesia (2001, 2018) mampu diraih.

Namun, rentetan prestasi yang telah didapat para pendahulu tak pernah membuat generasi pemegang tongkat estafet saat ini jemawa. Justru, Persija saat ini sangat berambisi untuk meneruskan kejayaan klub.

Ambisi itu tertuang di dalam tema HUT Persija ke-93, yaitu BIG93R & STRON93R. Bigger artinya sebuah tim yang ingin mempersiapkan visi pengembangan melalui rencana stadion baru, Jakarta International Stadium (JIS). Stronger adalah menyiapkan pondasi tim yang berujung pada munculnya pemain-pemain muda yang mampu promosi ke tim senior dan masuk tim nasional.

Perayaan HUT Persija ke-93 berlangsung di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu (28/11). Selain dihadiri oleh jajaran direksi dan manajemen Persija, acara tersebut dihadiri pula perwakilan klub internal, tokoh-tokoh sepak bola Jakarta, para sponsor, the Jak Mania, hingga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Hari ini adalah hari yang amat khusus. Persija menyatukan kita, Persija adalah hati kita, Persija adalah sesuatu yang kita banggakan. Hari ini kita rayakan ulang tahun ke-93 dengan kebanggaan, kebahagiaan, dan tentunya kepercayaan akan sebuah tim yang akan berkibar dalam kancah pesepak bolaan Indonesia. Visi dan misi ke depan tentu kami inginkan Persija menjadi representasi yang baik untuk sepak bola Indonesia,” kata Ambono Januarianto, Direktur Utama Persija.

Hal senada diungkapkan oleh Presiden Persija, Mohamad Prapanca. “93 tahun lalu Persija lahir sebagai simbol solidaritas dan perlawanan terhadap diskriminasi penjajah. Dalam perjalanannya Persija adalah gairah yang membaluri setiap tarikan nafas masyarakat Jakarta, dalam memperjuangkan hidup dan mimpi-mimpinya. Hari ini Persija bukan hanya sebuah klub sepak bola. Persija adalah identitas, karakter, dan jati diri masyarakat ibu kota. Representasi dari mereka yang tidak pernah mengenal kata menyerah,” tuturnya.

“Sebelas gelar telah kami raih bersama-sama, namun Persija tidak akan berhenti sampai di sini. Perjalanan kami masih panjang, gairah kami masih membara, dan mimpi kami masih sangat tinggi,” ucap Prapanca lagi.

Sementara itu, ucapan selamat dan doa juga datang dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Anies Baswedan. “Selamat ulang tahun untuk Persija ke-93. Luar biasa sudah cukup tua umur Persija. Semoga di usia 93 Persija semakin matang dan berprestasi maksimal dalam mengarungi Liga 1 2021/22. Sekali lagi dirgahayu Persija yang ke-93,” ujar Mochamad Iriawan.

Anies menekankan bahwa usia yang sudah mendekati satu abad harus direspon dengan maksimal. “Selama 93 tahun perjalanan ini penuh dengan sejarah, penuh dengan peristiwa yang membuat Persija memiliki kenangan yang indah di mata masyrakat Jakarta. Harapannya, dengan usia yang hampir 100 tahun ini Persija terus berbenah, terus belajar, terus berinovasi, terus bisa melakukan terobosan yang harapannya bisa membuat hasil yang maksimal di setiap kompetisi,” kata Anies. ***

wwwwww