Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Tegas, Pimpinan MPR Desak Presiden Jokowi Copot Sri Mulyani

Tegas, Pimpinan MPR Desak Presiden Jokowi Copot Sri Mulyani
Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad. (Foto; Istimewa)
Selasa, 30 November 2021 15:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan.

"Kami Pimpinan MPR sepakat meminta Presiden mencopot Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan," tegas Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad kepada wartawan di ruang rapat Pimpinan MPR, Lantai 9 Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Fadel mengaku bahwa dirinya dipercayai seluruh Pimpinan MPR untuk menyampaikan hasil rapat evaluasi Pimpinan MPR. Salah satu dari hasil rapat evaluasi tersebut, yaitu kesepakatan untuk meminta Presiden memberhentikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.

Salah satu alasan MPR mendesak Sri Mulyani dicopot adalah karena selama ini Sri Mulyani tidak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara. Sudah beberapa kali diundang oleh Pimpinan MPR, Sri Mulyani tidak pernah datang. "Kita sudah dua kali diundang oleh Pimpinan MPR, tapi Sri Mulyani tidak pernah datang. Dua hari sebelum diundang rapat, dia selalu membatalkan datang. Ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani tidak menghargai lembaga ini (MPR -red) sebagai lembaga tinggi negara," tegas Wakil Ketua MPR dari DPD RI itu.

Fadel mengungkapkan, diundangnya Sri Mulyani rapat oleh Pimpinan MPR untuk membicarakan anggaran MPR. Pimpinan MPR menginginkan anggaran MPR disesuaikan dengan jumlah Pimpinan MPR yang kini berjumlah 10 orang dengan total anggota MPR 711 orang.

Bahkan Pimpinan MPR sudah menyampaikan terkait permintaan tambahan anggaran tersebut kepada Presiden Jokowi saat bertemu di Istana Bogor dan Presiden Jokowi pun menyetujuinya. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Pimpinan MPR telah mengundang Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membicarakan hal tersebut. Tetapi setiap diundang tidak hadir.

Selain itu menurut Fadel Muhammad, hubungan Sri Mulayani dengan menteri-menteri yang lain, terutama yang berasal dari partai politik juga tidak berjalan harmonis selama ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Pimpinan MPR yang berasal dari partai politik.

"Jadi hubungan Sri Mulyani dengan menteri-menteri juga tidak berlangsung harmonis selama ini. Ini disampaikan oleh Pimpinan MPR dari parai politik. Karena itu kami sepakat untuk meminta Presiden mencopot Sri Mulyani," tegas Fadel.

Fadel menilai, kinerja Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan selama ini juga tidak begitu baik. Penerimaan negara juga menurun. Sebaliknya malah utang semakin membengkak.***

wwwwww