Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
9 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Nasional

Waspadai Omicron, Sultan Minta 212 Urungkan Reuni

Waspadai Omicron, Sultan Minta 212 Urungkan Reuni
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin dalam suatu kesempatan. (foto: ist.)
Selasa, 30 November 2021 18:38 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan B Najamudin,meminta umat Islam alumni aksi 212 agar mengurungkan niatnya untuk melakukan aksi Reuni 212 pada tanggal 2 Desember nanti. Hal itu Ia sampaikan melalui siaran resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (30/11/2021), lantaran menimbang pentingnya mewaspadai varian Omicron.

"Kami sangat menghargai dan mendukung setiap gerakan aksi damai umat Islam yang mengarah pada ukhuwah dan dakwah, namun karena situasi bangsa saat ini sedang dalam proses pemulihan yang sulit, maka kami harap para tokoh Umat untuk bersedia mengendalikan mobilitas masyarakat yang saat ini mulai bergerak menuju ke Jakarta dan sekitarnya," ungkap Sultan dikutip GoNEWS.co.

Menurutnya, meskipun pemerintah dan pihak keamanan tidak melarang aksi damai ini dilaksanakan, jangan sampai kita lupa diri dan tidak peka dengan kondisi nasional yang sangat membutuhkan perilaku tertib protokol kesehatan dari masyarakat. "Demi kebaikan bersama, sebaiknya kita batalkan saja Reuni 212 kali ini," ujar Sultan.

"Umat Islam Indonesia harus menjadi pionir dan teladan bagi umat lainnya dalam segala upaya preventif dan pemulihan sosial ekonomi bangsa dari ancaman pandemi Covid-19 yang masih terus bermutasi. Mari kita hargai dan hormati kerja keras Ulil Amri," sambungnya.

Menurut Sultan, tingkat kerumunan massa aksi 212 yang jumlahnya jutaan belum layak untuk diterapkan saat ini. Ia berharap setiap pihak tidak menganggap remeh dengan penyebaran Covid-19. "Jangan sampai akan ada klaster 212 nantinya. Itu akan merugikan kita semua,".

Sultan mengingatkan, Umat Islam agar tidak mudah terprovokasi dan harus memilki kesadaran ber-islam secara wajar serta tidak menuruti keinginan sebagian orang yang senang memanfaatkan kekuatan politik umat.

Seperti diketahui, dunia dicemaskan lagi dengan munculnya varian baru Covid-19 di Afrika Selatan. Epidemiolog dari Griffifth University Australia, Dicky Budiman menyebut, varian baru Omicron 5 kali lebih menular daripada virus corona asli, SARS-CoV-2 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China pada 2019 lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Nusantara, DKI Jakarta
wwwwww