Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Bima Perkasa Munculkan Guard Combo Terbaik di NAIA

Bima Perkasa Munculkan Guard Combo Terbaik di NAIA
Troy Wayne Steward . (Dok. iblindonesia)
Rabu, 01 Desember 2021 12:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA - Bagi pecinta olahraga bolabasket pasi paham dengan guard combo. Istilah untuk pemain yang punya kemampuan beroperasi di posisi satu, dua, dan tiga dengan sama baiknya memang sudah jarang terdengar, Namun, di IBL musim 2022 nanti bakal ada pemain berpredikat tersebut. Dia adalah Troy Wayne Steward yang dipilih tim DNA Bima Perkasa Jogja di IBL Draft 2021 untuk pemain asing.

Sekadar mengingat sejarah bahwa pada tahun 2015, saat Timnas Indonesia meraih medali perak pada SEA Games di Singapura, ada satu pemain yang disebut sebagai guard combo oleh head coach Fictor Gideon Roring. Pemain tersebut adalah Andrie Ekayana Satya Santosa. Meski usianya tidak muda lagi, namun Coach Ito tetap memberinya kepercayaan, karena kemampuan istimewa Yayan.

Namun setelah Yayan pensiun dari basket profesional, sampai sekarang belum ada pemain yang muncul sebagai guard combo. Atau, bisa saja memang tidak muncul karena pengaruh perkembangan gaya permainan basket. Sehingga posisi ini tidak diperlukan lagi.

Meski begitu, masih ada yang bisa berperan sebagai guard combo dengan baik. Seperti Troy Steward. Michael Stinnett dari Free Agency Director of Scouting menyebut Steward sebagai pemain yang bisa memainkan peran di posisi satu, dua, dan tiga bila diperlukan. Dengan tinggi 1,93 cm, tentu tidak sulit bagi Steward melakukannya. Karena itu ditunjukkan dengan catatan-catatan statistik selama bermain di NAIA bersama Georgetown College. Dia selalu bisa mencetak double digit untuk rataan poin per game di sejak musim 2016 hingga 2019.

Sementara di musim terakhirnya (2018-19), Steward tampil sebagai juara NAIA Division 1, dan terpilih sebagai All-Tournament Team. Dia mengoleksi 17,4 PPG, 3,9 RPG, dan 3,2 APG. Sedangkan karier profesionalnya dimulai di Waverley Falcons yang tampil di NBL Australia.

Terakhir, Steward bermain di Georgia-Superleague bersama tim Mgzavrebi Armia Tbilisi (2020-21). Dia mencetak rataan statistik 14,3 PPG, 3,6 RPG, dan 2,6 APG. FG precentage Steward mencapai 54% dengan tembakan three point di kisaran 33,3%. Tentunya kehadiran Steward diharapkan bisa mendongkrak performa Bima Perkasa yang musim lalu bisa sampai di babak Playoffs. ***

wwwwww