Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
12 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
12 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
7 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
6 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
7 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2020,

Gagal Revans, Prayer Mulai Laga Kurang Baik

Gagal Revans, Prayer Mulai Laga Kurang Baik
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan. (Foto; Humas PP PBSI-Indonesia)
Rabu, 01 Desember 2021 21:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA - Pasangan ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yacob Rambitan gagal meraih kemenangan di babak pertama Grup B ajang bulutangkis BWF World Tour Finals 2021. Wakil tuan rumah ini dikalahkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Bertanding di Bali International Convention Center & Westin Resort, Nusa Dua, Rabu (1/12/2021), Pramudya/Yeremia kalah dengan skor 14-21, 19-21 dari Hoki/Kobayashi.

Sejak awal laga, jawara Spain Masters 2021 itu tidak bisa keluar dari tekanan Hoki/Kobayashi. Tidak heran Pramudya/Yeremia selalu tertinggal perolehan angka dari sang juara ajang Indonesia Masters 2021 tersebut.

"Kami memulai laga dengan kurang baik. Start kami pelan sehingga tidak bisa keluar dari tekanan. Saat kami mencoba keluar dari tekanan, mereka bisa menekan balik kami. Fokus kami agak sedikit hilang di laga ini," ungkap Yere, sapaan akrab Yeremia.

Baik Pram maupun Yere menolak dianggap kurang siap karena pada ajang ini menjadi kali pertama keduanya turun di ajang BWF World Tour. Kondisi pasangan nomor 27 dunia itu saat ini sangat siap sehingga siap mengalahkan siapa pun di ajang ini.

"Kondisi kami saat ini dari segi fisik dan mental sangat siap. Setelah ada waktu istirahat beberapa hari setelah Indonesia Open 2021 kami punya waktu istirahat yang cukup," ujar Pram, sapaan karib Pramudya.

"Pastinya senang tampil di ajang ini, terlebih bagi kami yang pertama kali. Kami siap memberikan yang terbaik pada setiap kesempatan ini," ungkap Pram.

Kekalahan Pram/Yere di laga ini dari Hoki/Kobayashi membuat keduanya gagal melakukan revans seusai kalah pada babak 16 besar Indonesia Open 2021. Saat itu pasangan berjuluk The Prayer -- akronim dari Pram dan Yere -- itu kalah dengan skor 23-25, 25-27 dari Hoki/Kobayashi.

Setelah laga melawan Hoki/Kobayashi, pasangan Pram/Yere dijadwalkan akan bertanding melawan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (Malaysia). ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww