Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
10 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
5 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
5 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
5 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Praveen/Melati Ngaku Tidak Fokus

Praveen/Melati Ngaku Tidak Fokus
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Rabu, 01 Desember 2021 21:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NUSA DUA -  Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terganjal di laga awal Grup B ajang bulutangkis BWF World Tour Finals 2021. Juara All England 2020 ini menyerah dari duet unggulan teratas Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 14-21, 21-10, 11-21 dalam waktu 52 menit.

Kendati kalah dalam laga yang mentas di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (1/12/2021), Praveen/Jordan, ada hal positif dari performa mereka di tengah lapangan. Wakil Indonesia ini mengaku ritme permainannya sudah kembali seperti sebelumnya.

"Dari pertandingan tadi, ritme pertandingan kami sudah balik normal. Di gim ketiga kami ketinggalan dari awal dan tidak fokus," ungkap Ucok, sapaan karib Jordan usai berlaga.

Menurut Ucok, ritme pertandingan yang biasa dimainkan sudah maksimal terutama di gim kedua. "Gim kedua kami mencoba lebih fokus untuk menekan dan menyerang," imbuhnya.

Namun sayang, memasuki gim ketiga justru hilang fokus. Selain itu lawan mampu membalikkan keadaan dengan terus menekan.

Menyinggung laga berikutnya, Ucok mengaku akan memperbaiki fokus dan lebih lagi konsisten untuk melakukan serangan. "Laga berikut harus lebih fokus dan konsisten lagi," ungkap Ucok.

Sedangkan Melati menyatakan hal senada. Menurut Meli, sapaan karib Melati, kendala komunikasi dan kekompakan sudah tak ada masalah.

"Kendala nonteknis sudah tidak ada. Untuk tanding besok harus bagaimana caranya agar tidak membuang poin saja," ungkap Meli.

Dari catatan rekor yang ada, Dechapol/Sapsiree unggul 6-4 sepanjang pertemuan dengan Ucok/Meli. Terakhir bertemu di Hylo Jerman Terbuka 2021, Dechapol/Sapsiree mengandaskan harapan kemenangan Ucok/Meli. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww