Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
10 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
9 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
4 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
4 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Non Olympic
BWF World Tour Finals 2021

Menyerang Sejak Awal Kunci Kemenagan Koki/Kobayashi

Menyerang Sejak Awal Kunci Kemenagan Koki/Kobayashi
Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. (Foto: Humas PP PBSI-Indonesia)
Rabu, 01 Desember 2021 22:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NUSA DUA - Pasangan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi melalui babak pertama fase Grup B ajang bulutangkis BWF World Tour Finals 2021 dengan mulus. Juara Indonesia Masters dua pekan lalu ini mengalahkan wakil tuan rumah, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Dalam laga yang digelar di Bali International Convention Center & Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Rabu (1/12/2021), Hoki/Kobayashi menang dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-19 hanya dalam waktu 42 menit.

Pada laga ini, juara Indonesia Master 2021 itu tampil lebih menekan sejak awal pertandingan. Keduanya mengaku kalau sudah mengantongi kelemahan dari pasangan Pram/Yere, sapaan akrab wakil Merah-Putih.

Tidak heran pasangan berperingkat enam dunia itu mengambil inisiatif penyerangan sejak awal laga. "Kami sebelumnya sudah pernah bertemu mereka. Berdasarkan pengalaman itu, kami akhirnya tahu harus bermain seperti apa. Makanya kami bermain menyerang sejak awal pertandingan untuk mengalahkan mereka," ungkap Hoki seusai pertandingan.

Kemenangan ini ternyata membangkitkan kepercayaan di Hoki/Kobayashi untuk bertanding di ajang berhadiah total 1,5 juta dolar AS itu seusai menjadi runner-up di Indonesia Open 2021.

Pada pertandingan berikutnya, Hoki/Kobayashi dijadwalkan bertanding melawan pasangan kakak beradik, Christo Popov/Toma Junior Popov. Keduanya mengaku mewaspadai ganda dari Prancis itu. Menurut Kobayashi, lawan tampil dengan penuh semangat pada setiap pertandingan.

"Melawan Popov bersaudara kami mewaspadai mereka karena keduanya merupakan pasangan muda yang selalu tampil berapi-api. Target kami mau sapu bersih kemenangan di babak fase grup," tambah Kobayashi.

Kemenangan Hoki/Kobayashi melawan Pram/Yere memperpanjang rekor kemenangan ganda asal Negeri Matahari Terbit itu atas pasangan berjuluk The Prayer itu.

Pada pertemuan sebelumnya pada Indonesia Open 2021, Hoki/Kobayashi juga menenangkan pertandingan dalam dua gim atas Pram/Yere dengan skor ketat 25-23, 27-25. ***

Kategori:Non Olympic, Bali
wwwwww