Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Youbel: Juara Indonesia Tidak Bisa Ditawar

Youbel: Juara Indonesia Tidak Bisa Ditawar
Youbel Sondakh. (Dok. iblindonesia)
Rabu, 01 Desember 2021 12:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelatih Satria Muda Pertamina Jakarta, Youbel Sondakh  bicara tegas soal target menghadapi Indonesia Basketball League (IBL) musim 2021. Juara selalu menjadi target tim biru di setiap musim.

IBL musim 2022 akan menjadi momen comeback Youbel bersama Satria Muda Pertamina Jakarta. Setelah dua musim mengabdi di tim nasional, Youbel kembali ke rumah.

“Di Satria Muda kami selalu ingin jadi juara Indonesia dan hal ini tidak bisa ditawar. Meski waktu persiapan terbilang singkat, hal tersebut tidak akan merevisi target yang kami miliki dari musim ke musim,” ujar Youbel.

Saat ini, Satria Muda Pertamina Jakarta tengah ditinggal beberapa penggawa yang membela tim nasional. Namun, hal itu bukan masalah bagi Youbel.

“Ada positifnya ketika sebagian besar penggawa kami saat ini berlatih bersama tim nasional, pemain yang bersama dengan tim nasional senior akan mendapatkan sesi latihan yang intensif disana, sementara yang tersisa disini dapat mendapatkan latihan yang lebih spesifik,” ujar Youbel. ***

wwwwww