Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Buka Posko di Candipuro, Anis Matta Doakan Warga Korban Erupsi Semeru

Buka Posko di Candipuro, Anis Matta Doakan Warga Korban Erupsi Semeru
Relawan Partai Gelora saat membantu pengungsi korban erupsi Semeru. (Foto: Istimewa)
Minggu, 05 Desember 2021 21:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia melalui organisasi sayapnya, Blue Helmet terjun langsung ke lokasi bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu (4/12/2021) sore.

Blue Helmet mendirikan posko di Kecamatan Candipuro, salah satu lokasi terdampak erupsi untuk memberikan bantuan logistik dan layanan medis, serta melakukan kegiatan SAR bersama BASARANAS dan BPBD Jatim.

"Mari kita mendoakan saudara-saudara kita di Lumajang dan sekitarnya yang terkena dampak erupsi Gunung Semeru. Semoga Allah SWT memberi kesabaran dan ketegaran melewati bencana ini," kata Anis Matta dalam keterangannya, Minggu (5/12/2021).

"Semoga Allah SWT menunjukkan kelembutan dan kasih sayang-Nya kepada bangsa Indonesia," imbuhnya.

Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah mengatakan, dua jam pasca erupsi Gunung Semeru, Partai Gelora langsung menerjunkan Blue Helmet untuk membantu para korban.

"Pasukan Blue Helmet bergerak cepat. Alhamdulillah, gerak cepat Blue Helmet Lumajang patut diacungi Jempol turun ke lokasi hanya berselang dua jam setelah letusan Gunung Semeru," kata Fahri.

Pasukan helm biru tersebut, langsung terjun ke lapangan menyalurkan bantuan dari para donatur. Bantuan diberikan kepada masyarat Desa Kamar Kajang, Piket Nol, bersebelahan dengan jembatan Gladak Perak yang ambrol diterjang lahar dingin.

"Bantuan berupa kebutuhan-kebutuhan emergency, seperti makanan, minuman, dan yang lainnya. Yang ingin ikut membantu monggo," ungkap Fahri.

Fahri mengatakan, tidak sedikit para donatur tergerak membantu melalui Blue Helmet, baik dari personal maupun lembaga, di antarannya LAZ DQ dan Komunitas Surabaya Bersedekah.

Partai Gelora, lanjutnya, telah menginstruksikan kadernya untuk ambil bagian dalam penanganan korban Gunung Semeru erupsi. "Hari ini, kami akan menerjunkan pasukan Blue Helmet dari berbagai kota se-Jatim," tambah Fahri.

Sekretaris DPW Jatim Misbakhul Munir menginstruksi Blue Helmet Jatim untuk turun ke lokasi bencana dan berkoordinasi dengan Basarnas serta BPBD Jatim.

"Begitu Sabtu sore Semeru erupsi. Malamnya tim Blue Helmet Jatim sudah di lokasi bencana. Mereka mendirikan posko di Kecamatan Candipuro, salah satu lokasi terdampak erupsi," terang Misbakhul Munir.

Gus Misbah, sapaan akrab Misbakhul Munir mengungkapkan, pihaknya telah memprediksi dalam bulan-bulan ini Indonesia akan banyak dilanda bencana.

Karena itu, ia sudah meminta kesiapsiagaan kader Partai Gelora. Terutama yang ada di unit Blue Helmet, agar peka dan bergerak cepat membantu saat ada bencana.

Pihaknya juga akan terus memberikan edukasi tentang kebencanaan kepada masyarakat. Terlebih pada wilayah yang tergolong rawan bencana. Langkah ini penting agar masyarakat tidak panik saat terjadi bencana.

Demikian pula kesadaran masyarakat untuk melakukan pelestarian lingkungan hidup harus terus disosialisasikan. Diantaranya dengan gerakan menanam 10 Juta pohon yang telah diinisiasi Partai Gelora.

"Kami sudah prediksi adanya potensi bencana, karena adanya tanda-tanda alam sebelumnya. Kami berharap ke depan edukasi tentang kebencanaan terus disosialisasi kepada masyarakat di lokasi rawan bencana," ujar Gus Misbah.***

wwwwww