Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
8 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
4 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Non Olympic
JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021

Tempati Peringkat Pertama, Susanto Megaranto: Kualitas Lawan Mulai Bagus

Tempati Peringkat Pertama, Susanto Megaranto: Kualitas Lawan Mulai Bagus
GM Susanto Megaranto (kanan). (Dok PB Percasi)
Minggu, 05 Desember 2021 20:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Pecatur nasional Grand Master (GM) Susanto Megaranto meraih poin penuh dalam pertarungan tiga babak di ajang turnamen catur bertajuk "JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2021".

Pada babak pertama, Susanto Megaranto yang memiliki elorating 2548 mampu mengalahkan WFM Christine Elisabeth (1786).  Pada babak kedua dan ketiga yang digelar di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, Minggu, 5 Desember 2021, dia sukses menumbangkan perlawanan pecatur non gelar Susanto dan Sadeli Sunardi. 

Dengan meraih tiga kemenangan berturut-turut ini, untuk sementara Susanto Megaranto menempati ranking pertama turnamen.

Meski lawan-lawannya yang dihadapi eloratingnya masih jauh di bawah, kata Susanti, tidak mudah ditaklukkan. "Kualitas (lawan) sudah mulai bagus. Rating memang di bawah 2000, tapi kalau kekuatan, saya rasa di atas 2000," ujarnya.

Kendati telah mengumpulkan tiga poin dari tiga kemenangan, Susanto Megaranto tak berani bicara soal juara. Sebab, perjalanan menuju tangga juara masih jauh lantaran perlu menjalani enam babak lagi."Untuk peluang, prediksi terlalu dini, masih jauh," ujarnya.

Ia juga akan memanfaatkan kesempatan turnamen kali ini dengan baik untuk menambah elorating. Pasalnya, selama pandemi, hampir tidak ada kejuaraan catur klasik yang menawarkan rating. Yang ada hanya turnamen catur cepat dan kilat.

"Sebenarnya tergantung sponsor juga untuk turnamen klasik. Tapi memang sekali-kali harus ada catur klasik karena butuh ilmu tinggi di catur klasik, selain itu bisa meningkatkan gelar. Kalau catur cepat kan tidak bisa tingkatkan gelar," ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan adanya beberapa pecatur kualitas yang tidak tampil di antaranya Grand Master Wanita (GMW), Medina Warda Aulia, Master Internasional (IM) Muhammad Lutfi Ali. Keduanya absen karena harus mengikuti Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Jawa Barat yang bersamaan waktunya.  ***

wwwwww