Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Wakil Ketua DPR Ajak Kaum Muda Bangkit dan Adaptasi dengan Kondisi Antimanual

Wakil Ketua DPR Ajak Kaum Muda Bangkit dan Adaptasi dengan Kondisi Antimanual
Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, saat menghadiri Dialog Kebangsaan bertajuk Pemimpin Idaman Milenial dalam Visi Kerja dan Usaha di Jakarta, Minggu, 12 Desember 2021. (Foto: Istimewa)
Senin, 13 Desember 2021 10:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar menilai perubahan drastis dunia modern tidak terlepas dari pengaruh revolusi industri. Menurutnya revolusi industri berdampak besar pada cara kerja manusia yang semula manual menjadi cara kerja teknologi mesin.

"Revolusi industri ini mengubah cara kerja manusia dari manual menjadi cara kerja berbasis teknologi. Secara mengejutkan tahun 80-an dan awal 90-an teknologi mesin yang tidak efisien memakan bahan bakar yang besar, tempat yang besar, energi yang besar, tapi sekarang menjadi efisien," Gus Muhaimin saat menghadiri Dialog Kebangsaan bertajuk Pemimpin Idaman Milenial dalam Visi Kerja dan Usaha di Jakarta, Minggu, 12 Desember 2021.

Menurut Muhaimin, awal mulanya teknologi mesin sempat diacuhkan oleh dunia karena tidak membutuhkan ruang yang tidak kecil alias boros tempat. Namun lambat laun ditemukan komputer yang cenderung simple dan mampu menyimpan ribuan bahkan jutaan data dalam satu unit.

"Proses-proses semua berubah menjadi komputerisasi. Awalnya masuk sekitar tahun 90-an hingga 2000an transfer teknologi mesin menjadi komputerisasi yang efektif, dari komputer yang sederhana menjadi komputer yang super canggih,” paparnya.

Bahkan saat ini komputerisasi sudah mulai bergeser setelah teknologi informasi ditemukan. Komputer dengan mesin-mesin yang agak besar dianggap juga kurang efisien karena masih membutuhkan perangkat fisik, seperti harddisk dan perangkat lainnya.

“Berkat kemajuan teknologi yang signifikan, semua data dapat disimpan di langit, tanpa membutuhkan ruang. Entah data kita itu disimpan di mana, langit sebelah mana, kita tidak tahu,” papar Muhaimin.

Di sisi lain, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga memaparkan tumbuh kembang media sosial yang juga sangat signifikan. Gus Muhaimin menyatakan, media sosial adalah temuan-temuan baru yang memudahkan interaksi pembagian informasi dengan lebih cepat, efektif dan juga ekonomis.

“Sekarang kita bisa menyaksikan kita berinteraksi pada level apapun tidak lagi membutuhkan kertas dalam interaksi dan komunikasi dan penyampaian pesan maupun dokumen. Makanya di satu sisi saya heran SK PKB masih pakai kertas, masih manual. Ya karena memang KPU masih membutuhkan yang manual, padahal harusnya sudah tidak perlu, WA saja sudah cukup,” jelasnya.

Oleh karena itu, Gus Muhaimin mengajak Gemasaba serta kaum muda Indonesia secara umum untuk segera beradaptasi dengan kondisi yang sudah serba anti manual tersebut. Dia mendorong kaum muda memiliki kemampuan, menyesuaikan dan memanfaatkan berbagai kemajuan.

“Ini adalah tantangan kita dan kerja yang berat. Masyarakat kita ada yang masih sangat manual, tapi masyarakat kita sudah ada yang transformatif. Dan ingat pemilih terbesar nanti (saat Pemilu 2024) adalah kaum muda sebanyak 52 persen. Itu artinya kaum muda ini sudah melek teknologi semua,” terangnya.

Hadir pada acara tersebut Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Umum DPN Gemasaba Heru Widodo, Pembina Gemasaba DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, Pembina Gemasaba Jakarta Selatan, Darussalam, Dosen UNISY Tangerang Adib Miftahul serta sejumlah kader Gemasaba dan pemuda se-DKI Jakarta.***

wwwwww