Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021-2022

Madura United Gagal, Fabio Araujo Tak Mau Salahkan Pemain

Madura United Gagal, Fabio Araujo Tak Mau Salahkan Pemain
Madura United FC saat bermain imbang 2-2 lawan Borneo FC. (Dok. ligaindonesiabaru)
Rabu, 15 Desember 2021 19:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Madura United FC gagal meraih kemenangan pada saat melawan Borneo FC pada laga penutup putaran pertama Liga 1 2021/2022 pekan 17 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (14/12/2021) malam.

Madura United unggul dua gol terlebih dahulu melalui gol Kadek Raditya menit 5 dan Slamet Nurcahyo di menit 18. Sementara Borneo FC memperkecil ketertinggalan mereka melalui sontekan Terens Puhiri pada menit ke 21, Francisco Torres di menit 82 dan pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

Pelatih Madura United, Fabio Araujo Lefundes menyebut timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain sejak kapten Borneo FC, Javlon Guseynov menerima kartu kuning kedua di menit 67.

“Mereka kehilangan satu pemain dan kita punya kesempatan di situ. Tapi ya kita belum bisa melakukannya. Jadi kalau ada yang salah di sini bukan pemain tapi saya sendiri yang salah,” ujar Fabio Lefundes.

Secara permainan, pelatih asal Brasil itu mengatakan tim tampil cukup bagus. Rencana yang disusun saat menghadapi Borneo FC mampu dijalankan dengan baik oleh Slamet Nurcahyo dkk. Namun hilangnya konsentrasi pemain di menit-menit akhir pertandingan menjadi petaka dimana lawan bisa mencuri satu gol balasan dari skema serangan balik.

“Kita sudah berusaha keras, sudah kita coba dari mana-mana. Untuk bisa kita perbaiki dan main lebih baik. Kita sudah berusaha keras untuk bisa bermain bagus,” tandasnya. ***

wwwwww