Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
12 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Jauh dari Polemik dan Mumpuni, Modal Airlangga Diusung Golkar jadi Capres 2024

Jauh dari Polemik dan Mumpuni, Modal Airlangga Diusung Golkar jadi Capres 2024
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (foto: Istimewa)
Kamis, 16 Desember 2021 17:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, memprediksi Partai Golkar tetap bakal mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Pasalnya Golkar telah memiliki sumbangsih signifikan selama dua kali Pilpres yakni tahun 2014 dan 2019. Selain itu, selama Airlangga memimpin Golkar, partai kental berwarna kuning ini dianggap jauh dari konflik internal.

Kemudian, selama menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga juga jauh dari kritik publik dengan kata lain berhasil menjalankan tugasnya.

"Kelihatannya menyongsong 2024, Golkar bakal mengusung kadernya sendiri yakni Ketum Airlangga Hartarto. Dia keliatannya disiapkan mengikuti Pilpres itu. Airlangga juga tidak menimbulkan berbagai polemik. Padahal omnibus law itu sangat luar biasa tetapi tidak ada yang 'nembak' langsung ke Airlangga, jadi orangnya sangat cool sekali," kata Siti Zuhro, dalam acara diskusi yang digelar Political & Public Studies Policy bertajuk Airlangga Hartarto Capres Potensial 2024, Kamis (16/12/2021).

Sementara itu, pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan, Airlangga sudah memiliki modal politik untuk dicalonkan menjadi capres 2024. Mulai dari sukses memimpin Golkar dan menjadi menteri serta memiliki wawasan yang sangat luas baik internasional dan nasional.

"Airlangga, saya pikir Golkar ajukan capres sudah benar. Jaringan nasional dan internasional cukup. Dalam konteks penanganan pimpinan partai semua bisa di rangkul. Keberhasilan tangani pandemi Covid-19 bahkan ekonomi membaik dan terbukti sembako tetap tersedia," ucap Emrus.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menyampaikan, Airlangga memiliki keunggulan untuk capres dibandingkan kandidat lain di Pilpres 2024. Airlangga dianggap mampu membawa Golkar meraih perolehan suara besar hasil Pemilu 2019.

"Airlangga memiliki kinerja terukur, pengalaman mumpuni, sangat berpotensi besar untuk dipilih publik. Posisi ketum parpol juga menjadi penting," tandasnya.

Airlangga juga memiliki rekam jejak di legislatif, karena pernah menjadi anggota DPR. Sementara di bidang ekonomi, Airlangga pernah menjabat sebagai ketua Asosiasi Emiten Indonesia. "Golkar punya peluang, Airlangga berkoalisi dengan mana itu bagian rahasia mereka. Intinya Airlangga telah menunjukkan kepemimpinan dan kinerjanya selama ini," ucap Jerry.

Pendiri lembaga survei KedaiKopi Hendri Satrio menekankan jika Airlangga mau ingin maju menjadi capres 2024, Airlangga harus menyelesaikan beban politiknya menjadi seorang ketua parpol.

"Kita harus hindari pemilihan hasil dari pencitraan. Silahkan mau maju, pak Airlangga harus realistis turun ke masyarakat. Jangan terlena tepuk punggung," pungkasnya.***

wwwwww