Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  PON

Dua Pekerja Tertimbun Reruntuhan Masjid Mamuju Roboh, Satu Tewas

Dua Pekerja Tertimbun Reruntuhan Masjid Mamuju Roboh, Satu Tewas
Ilustrasi bangunan roboh. Masjid Mamuju roboh saat tengah direnovasi pascagempa, dua pekerja disebut tertimbun reruntuhan. (AP/Hendra Permana)
Kamis, 23 Desember 2021 10:21 WIB
MAMUJU - Masjid Mamuju roboh saat tengah direnovasi pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Barat.

Dalam peristiwa robohnya Masjid Suada di Mamuju itu, dua pekerja disebut tertimbun reruntuhan. Hingga kemarin malam, salah satu korban ditemukan meninggal.

"Malam ini, sekitar pukul 23. 30 WITA, salah seorang pekerja berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju Muhammad Arif Anwar, Rabu (22/12) malam seperti dikutip dari Antara.

Jasad pekerja bernama Hendri tersebut langsung dievakuasi menuju RSUD Mamuju. Sementara itu seorang pekerja lainnya bernama Daeng Tobo hingga Rabu malam sekitar pukul. 23. 30 WITA belum berhasil ditemukan.

"Proses pencarian oleh tim SAR gabungan diberhentikan sementara dan akan dilanjutkan besok (Kamis)," kata Arif Anwar.

"Namun proses pengangkatan material oleh pihak perusahaan masih tetap dilanjutkan. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih standby di lokasi," tambahnya.

Ia mengungkapkan, proses pencarian pekerja tertimbun bangunan masjid Mamuju roboh itu terkendala material bangunan bervolume besar di lokasi kejadian, yang membutuhkan peralatan berat.

"Seluruh unsur SAR telah bekerja maksimal untuk segera bisa menemukan dan mengevakuasi korban. Kami berharap, satu pekerja lainnya dapat segera ditemukan," kata Muhammad Arif Anwar.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkankedua pekerja pembangunan Masjid Suada Mamuju yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo pada 15 Januari 2021 itu, tertimpa material bangunan yang hendak dirobohkan.

Salah seorang petugas dari BPBD Mamuju mengatakan, saat kejadian, para pekerja tengah memasang tali sling untuk merobohkan bangunan masjid yang akan dibangun kembali.

Dalam peristiwa itu, tiga orang berhasil selamat, dua di antaranya menderita luka-luka sementara dua pekerja lainnya, yakni Hendri dan Daeng Tobo terjebak di reruntuhan bangunan masjid. Hendri keluar dalam kondisi meninggal dunia sementara pekerja bernama Daeng Tobo masih dalam pencarian di reruntuhan masjid Mamuju roboh itu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Sulawesi Selatan
wwwwww