Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  PON

Sambut Penyataan Jokowi, Masyarakat Dorong Prioritaskan Vaksin Halal, Emang Ada Vaksin Haram?

Sambut Penyataan Jokowi, Masyarakat Dorong Prioritaskan Vaksin Halal, Emang Ada Vaksin Haram?
Ilustrasi aksi massa. (foto: ist./getty images/istockphoto)
Selasa, 28 Desember 2021 16:18 WIB
DEPOK - Forum Umat Muslim Indonesia (FUMI) tengah menyiapkan aksi untuk meminta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) agar memprioritaskan penggunaan vaksin halal. Mengutip keterangan resmi yang diterima di Depok, Jawa Barat, Selasa (28/12/2021) aksi akan digelar di dua titik di Jakarta.

"Kemenkes RI JL. Kuningan Jakarta Selatan dan Kantor MUI," kutipan keterangan resmi yang dibaca GoNEWS.co.

FUMI mengklaim, aksinya berdasarkan dan sejalan dengan pernyataan Jokowi soal vaksin halal. FUMI memastikan, aksi yang akan digelar merupakan aksi damai dan memperhatikan protokol kesehatan (Prokes). Aksi juga akan diisi dengan doa bersama.

"Terkait dengan mendukung pernyataan sikap bapak Presiden RI Bapak Ir Joko Widodo pada acara Muktamar Nahdatul Ulama (NU) perihal penggunaan vaksin berlabel halal untuk segera ditindaklanjuti oleh Kemenkes RI dan Satgas Covid-19. Khususnya penggunaan vaksin yang telah mendapatkan sertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat - obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI)," kutipan keterangan tersebut.

Sebagai bentuk persiapan aksi, FUMI juga sudah bersurat ke aparat keamanan. Dalam surat kepada Kapolda Metro Jaya Cq. Kasat Intelkam tertanggal 27 Desember 2021, Presidium FUMI Eki Pitung menyebut, aksi akan digelar pada Rabu (29/12/2021) pukul 09.30 WIB - 13.30 WIB dengan masa aksi sebanyak 500 orang.

"Kami dari Forum Umat Muslim Indonesia (FUMI) memberitahukan kepada Bapak terkait agenda (tersebut, red)" terang Eki.

Sebelumnya, persoalan vaksin halal juga sempat menjadi perhatian anggota DPR RI dari Fraksi PAN Saleh P Daulay. Pada Sabtu (18/12/2021) lalu Saleh mengatakan, "Produsen vaksin halal sudah banyak. Kondisi kedaruratan yang tidak halal semestinya sudah tidak berlaku," ujar anggota Komisi Kesehatan di Senayan itu.

Di Komisi Kesehatan Senayan, dorongan penggunaan vaksin halal juga muncul dari politisi Golkar. Wakil Ketua Komisi IX di Parlemen, Melkiades Laka Lena bahkan spesifik menyebut 2 merek vaksin yakni Sinovac dan Zifivax.

"Apabila pemerintah benar-benar mau mengoptimalkan penggunaan vaksin yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim maka cukup menggunakan 2 merek ini," kata Melki Sabtu (18/12/2021) lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, SEA Games, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww