Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Siswi Meninggal Usai Divaksin, Orangtua Sebut Tidak Ada Izin dan Informasi dari Pihak Sekolah

Siswi Meninggal Usai Divaksin, Orangtua Sebut Tidak Ada Izin dan Informasi dari Pihak Sekolah
Ilustrasi Vaksinasi anak sekolah. (Foto: Viva)
Selasa, 28 Desember 2021 19:25 WIB

BONE - Kesedihan masih menyelimuti kediaman Nur Widya, seorang remaja 13 tahun, yang meninggal dunia setelah divaksin COVID-19 kedua di Sekolah MTS Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Anak bungsu dari 7 bersaudara yang merupakan buah hati pasangan suami istri A Mujtaba dan Sanatang pergi meninggalkan orang tua di usia yang masih terlalu dini.

Nur Widwa merupakan siswi kelas I MTS Patimpeng. Dia meninggal dunia pada 22 Desember 2021 di Puskesmas Kajuara. Sebelum meninggal, dia mengalami sejumlah keluhan setelah divaksin kedua beberapa minggu sebelumnya.

Menurut orang tua korban, anaknya divaksin COVID-19 oleh sekolah tanpa sepengetahuannya. Padahal anaknya ini mengalami riwayat penyakit keterlambatan pertumbuhan, ditambah menurut dokter anaknya ini memiliki gejala penyakit jantung.

"Saya tidak tahu kalau dia sudah divaksin karena dia tidak minta izin sebelumnya dan juga tidak ada informasi dari pihak sekolah," kata A. Mujtaba, Senin, 27 Desember 2021.

Orang tua korban baru mengetahui kalau anaknya sudah divaksin COVID-19 ketika ditanya karena sudah mengalami beberapa keluhan seperti kuat tidur dan sakit pada bagian belakang dan bengkak pada kedua kaki.

Hingga saat ini belum ada penyampaian resmi dari Pemerintah Kabupaten Bone menanggapi perihal kematian siswi tersebut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, SEA Games, Sulawesi Selatan
wwwwww