Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Voli

Sudah di Kantong Jokowi, Ada 4 Calon Kepala Otorita Ibu Kota Baru Termasuk Ahok

Sudah di Kantong Jokowi, Ada 4 Calon Kepala Otorita Ibu Kota Baru Termasuk Ahok
Komisaris Utama PT Pertamina (persero) basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: Istimewa)
Selasa, 18 Januari 2022 23:36 WIB

JAKARTA - Ibu Kota Negara Nusantara nantinya akan dipimpin oleh Kepala Otorita dan Wakil Kepala Otorita, sehingga bukan dipimpin oleh serorang Gubernur. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi nama yang akan menjabat sebagai orang nomad satu di IKN.

"Mengenai siapa yang akan ditunjuk oleh Presiden ya bisa ditanya ke presiden, karena ada di kantongnya beliau saya tidak tahu," ujar Suharso di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/1).

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga meyakini Presiden Jokowi tidak akan salah memilih orang untuk bisa ditempatkan posisi tersebut. "Tapi tentu pasti pilihannya pilihan orang yang tepat untuk itu," katanya.

Sebelumnya pada 2020 silam, Presiden Jokowi sebelumnya menyebut ada empat nama kandidat yang akan menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara baru. Mereka adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina. Kemudian, mantan Bupati Banyuwangi yang baru saja dilantik sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Abdullah Azwar Anas.

Selain Ahok dan Azwar Anas, Jokowi juga menyebut nama Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Riset dan Teknologi. Selanjutnya mantan Direktur Utama Wijaya Karya (WIKA) Tumiyana. Adapun Presiden Jokowi juga telah memilih Nusantara sebagai nama ibu kota negara baru yang terletak di Kalimantan Timur tersebut.

Presiden Jokowi telah menerima 80 lebih masukan terkait nama ibu kota baru tersebut, seperti Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Nusa Jaya, Pertiwipura, Wanapura, Cakrawalapura, Kertanegara. Namun akhirnya dipilih nama Nusantara.

Nantinya nantinya ibu kota negara di Kalimantan Timur akan dipimpin oleh Kepala Otorita dan tidak lagi dikepalai oleh seorang Gubernur. Presiden RI juga nantinya bisa menunjuk langsung Kepala Otoria tanpa harus meminta persetujuan dari DPR RI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww