Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
Kemenpora
24 jam yang lalu
Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
6 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Apresiasi UPI Dirikan Fakultas Kedokteran Olahraga

Menpora Amali Apresiasi UPI Dirikan Fakultas Kedokteran Olahraga
Menpora Amali bersama Rektor UPI, Solehuddi. (Dok. Kemenpora)
Kamis, 27 Januari 2022 19:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menerima kedatangan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Solehuddin di ruang kerjanya lantai 10, kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/1/2022) pagi.

Hadir dalam rombongan diantaranya Prof. Dr. Bunyamin, M.Pd., MA. Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Organisasi dan Sistem Informasi, Dr. R. Boyke Mulyana, M.Pd, Dekan FPOK, dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D dan Dra. Rohayati, MM KBTU FPOK.

Menpora Amali mengatakan kedatangan Rektor UPI dan jajaran ini, untuk melaporkan sejumlah hal diantaranya terkait rencana penambahan bidang studi khususnya di Fakultas Kedokteran Olahraga.

"Disamping itu, kita mendiskusikan implementasi Desain Besar Olahraga Nasional di Jawa Barat. Karena kita tahu bahwa Jawa Barat masuk dalam pilihan sentra untuk pembinaan prestasi terutama untuk usia dini," ujar Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, sentra-sentra pembinaaan atlet usia dini tersebut akan mulai melakukan rekruitmen atlet pada bulan Februari 2022.

"Tentu berbagai hal yang kita diskusikan, mudah-mudahan rencana dari UPI untuk melahirkan jurusan ataupun program studi itu bisa membantu implementasi dari Desain Besar Olahraga Nasional," harapnya.

"Tentu kita apresiasi dan menyambut baik niatnya membuat Fakultas Keolahragaan dengan bidang kedokteran olahraga untuk mendukung implementasi DBON," katanya.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali juga memberikan pesan khusus kepada rektor UPI agar membuat jurusan manajemen olahraga yanh lulusannya diharapkan bisa menjadi pengelola cabang olahraga. Sebab, menurutnya cabang olahraga selama ini kerap memiliki masalah dalam pengelolaan karena pengelolanya tidak mengerti manajemen olahraga.

Selain itu, Menpora Amali juga mendorong agar para lulusan di Fakultas Keolahragaan UPI tidak hanya memiliki ijazah saja, tapi diberi sertifikat untuk menjadi pelatih sesuai bidang keahliannya.

"Jadi kita kekurangan di tenaga-tenaga kepelatihan, anak-anak kita yang kuliah empat tahun kalah dengan yang dua minggu ikut kursus pelatihan. Mungkin setelah lulus mereka bisa mendpatakan sertifikat pelatih sesuai bidang. Jadi selain ijzah ada sertifikat," harapnya.

Sementara itu, Rektor UPI Solehuddin menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Menpora Amali atas waktunya dan telah menerima dirinya bersama rombongan.

Solehuddin mengatakan keberadaan Fakultas Keolahragaan dengan bidang sport medicine dibangun dalam rangka unruk mendukung kesuksesan rencana besar pemerintah yakni implementasi DBON.

"Sehingga dengan fakultas yang kita bangun ini mudah-mudahan kita bisa mendukung pemerintah dalam mensukseskan program dan kebijakan DBON ini dalam rangka mendukung prestasi olaharaga nasional. Disamping dlama rangka mendukung kesehatan masyarakat," jelasnya. ***

wwwwww