Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
9 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Rajut Kebhinekaan untuk Luruskan Sejarah Para Pahlawan Bangsa

Rajut Kebhinekaan untuk Luruskan Sejarah Para Pahlawan Bangsa
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat pada acara Silaturahmi Kebhinekaan Seluruh Masyarakat Kabupaten Jepara untuk Mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional, di Pendopo Kantor Bupati Jepara, Sabtu (5/2/2022).
Sabtu, 05 Februari 2022 21:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Setiap anak bangsa harus mampu merajut kebhinekaan dalam upaya pelurusan sejarah dari para pahlawan agar mampu mewarisi nilai-nilai luhur dari para pendahulu bangsa itu untuk mengisi kemerdekaan.

"Dalam memperjuangkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional kita harus melepaskan sekat-sekat kelompok dan golongan. Ini harus menjadi perjuangan kita bersama," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat pada acara Silaturahmi Kebhinekaan Seluruh Masyarakat Kabupaten Jepara untuk Mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional, di Pendopo Kantor Bupati Jepara, Sabtu (5/2/2022).

Hadir pada acara tersebut, Bupati Jepara Dian Kristiandi, Habib Lutfi bin Yahya (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI), Forkompimda Kabupaten Jepara, Tim Ahli Yayasan Dharma Bakti Lestari, para ulama, agamawan lintas agama, akademisi, budayawan dan tokoh masyarakat Jepara.

Menurut Lestari, memperjuangkan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional sekaligus bertujuan untuk meluruskan sejarah dari Ratu Jepara di abad ke-15 itu.

Berdasarkan bukti primer yang ditemukan Tim Kajian Ratu Kalinyamat, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, Ratu Kalinyamat mampu membentuk aliansi dengan sejumlah kerajaan di Nusantara untuk melawan Portugis dengan membangun poros maritim. Satu upaya yang melampaui zamannya.

Nilai-nilai perjuangan yang ditunjukkan Ratu Kalinyamat di abad ke-15 itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus mampu diwariskan kepada anak bangsa di masa kini untuk menjawab tantangan di masa datang.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Habib Lutfi bin Yahya mengajak seluruh anak bangsa melakukan upaya-upaya luar biasa untuk mengungkap mutiara-mutiara sejarah Nusantara yang terpendam selama ini.

Nilai-nilai luhur yang diwarisi oleh para pendahulu bangsa itu, menurut Habib Lutfi, mampu untuk meningkatkan kecintaan kita terhadap tanah air dan bangsa dalam mewujudkan nasionalisme yang kuat.

"Tetapi kalau kita 'kepaten obor'(obornya mati), karena tidak peduli lagi dengan sejarah bangsa sendiri, kita akan kesulitan menjawab tantangan di masa datang," ujar Habib Lutfi.

Situs peninggalan sejarah harus dilindungi, tegasnya, karena di antara peninggalan itu tersimpan bukti-bukti kejayaan bangsa Indonesia. Pada acara tersebut, hasil kajian tentang Kepahlawanan Ratu Kalinyamat dari Tim Ahli Yayasan Dharma Bakti Lestari diserahterimakan kepada Bupati Jepara, Dian Kristiandi, sebagai bagian dokumen dalam proses administrasi pengajuan Ratu Kalinyamat sebagai Pahlawan Nasional.***

wwwwww