Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Semprot Luhut soal Tunda Pemilu, Bambang Pacul: Tugasmu itu Menteri!

Semprot Luhut soal Tunda Pemilu, Bambang Pacul: Tugasmu itu Menteri!
Sekretaris Fraksi DPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 08 April 2022 20:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Sekretaris Fraksi DPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul memberikan peringatan pada Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Bambang menyinggung Luhut yang pernah ikut menyuarakan terkait penundaan Pemilu 2024.

Menurutnya, hal tersebut bukan kewenangan Luhut untuk menyuarakan penundaan pemilu. Pasalnya, Luhut merupakan seorang menteri. "Kalau Pak Luhut, ya monggo bisa evaluasi sendiri," kata Bambang, dikutip dari Suara, Jumat (8/4/2022).

Bambang mengatakan, Luhut tidak pantas berbicara mengenai pemilu dengan statusnya sebagai menteri utama. "Kan banyak orang yang mengatakan beliau prime minister. Menteri utama. Menko, kan menteri utama," ungkapnya.

Selain itu, Luhut juga dinilai memiliki power yang kuat dalam hal politik. "Orang juga paham sekali betapa Pak Luhut sangat kuat. Power politiknya kuat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang memberikan peringatan kepada Luhut agar tidak berbicara mengenai penundaan pemilu. "Tugasmu sebagai menteri. Sudahlah enggak usah bicara itu," ujarnya.

Kemudian, ia menjelaskan tugas menteri adalah di urusan teknis. "Apa iya pantes bikin ekstrem. Misal Bu Sri Mulyani bahas kepemiluan. Kontras, enggak masuk," tandasnya.

Oleh sebab itu, Bambang meminta agar Luhut dan para menteri lain mengikuti perintah Jokowi. "Ikuti perintah pak Jokowi, bahwa seorang menteri ataupun politisi tidak bisa lagi mewacanakan penundaan pemilu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Jokowi memberikan teguran kepada para menterinya untuk tidak berbicara mengenai penundaan Pemilu 2024.

Menurut Bambang, dalam memilih menteri ada cara tertentu. Hal tersebut agar Jokowi berhasil meraih hasil kerja yang baik. "Maka kalau milih menteri ke depan, cek track recordnya. Karena dari jejak rekamnya itu akan muncul," kata Bambang.***

wwwwww