Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang SEA Games 2021 Vietnam

Menpora Amali Ingin Pastikan Cabor Senam yang Direkomendasikan Tim Review Berprestasi

Menpora Amali Ingin Pastikan Cabor Senam yang Direkomendasikan Tim Review Berprestasi
Menpora Amali saat mengunjungi pelatnas senam SEA Games 2021 Vietnam. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 27 April 2022 08:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali meninjau langsung Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) cabang olahraga (cabor) senam. Kedatangan Menpora Amali ke Pelatnas senam untuk memastikan cabor senam yang sudah direkomendasikan Tim Review Percepatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) ini bisa meraih prestasi pada SEA Games 2021 Vietnam.

"Saya kira waktu tinggal beberapa hari, kita harus pastikan bahwa semua yang sudah direkomendasikan Tim Review benar-benar bisa berprestasi dengan baik," kata Menpora Amali usai meninjau Pelatnas Senam di GOR Senam DKI Jakarta, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa paradigma Indonesia di Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ini sudah jauh ke depan, bukan hanya mengejar prestasi di level SEA Games ataupun Asian Games, tetapi sudah berorientasi Olimpiade. Dengan begitu, ajang-ajang regional itu hanya menjadi sasaran antara.

"Sekarang ini perubahan paradigma besar-besaran di olahraga kita benar-benar didasarkan pada catatan-catatan yang riil dan obyektif. Jadi gak ada karena menteri suka atau tidak suka. Saya ketemu dia (Rifda Irfanaluthfi,) saja baru ini, sebelumnya saya tidak tahu," jelasnya.

"Tetapi catatan prestasi yang saya dapatkan dari Ketua tim review Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora, senam adalah cabor yang potensial untuk Olimpiade karena terget Indonesia sekarang Olimpiade. Sedangkan SEA Games step kita untuk Asian Games dan dari Asian Gemas menuju Olimpiade," tambahnya.

Menurut Menpora Amali, perubahan paradigma ini harus diketahui oleh publik dan ini akan membuat kaget semua orang. "Bagaiman tidak kaget, bayangkan saat SEA Games 2019 di Filipina atlet yang di kirim sekitar 800 lebih. Sekarang di SEA Games 2021 Vietnam hanya 400 atlet," paparnya.

Lebih lenjut ia mengatakan waktu itu (SEA Games 2019 di Filipina) belum ada standar. Tapi sekarang sudah ada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menjadi standar yang bisa dipertanggungjawabkan bahwa yang dikirim ini benar-benar sesuai dengan apa yang sudah di review.

Ke depan, menurutnya, pengirim atlet ke ajang multi even olahraga seperti SEA Games dan Asian Games akan lebih ketat. "SEA Games 2023 akan lebih ketat, Asian Games juga begitu. Tapi Kalau Olimpiade ada kualifikasinya sehingga kalau dia tidak lolos kualifikasi secara otomatis tidak berangkat," katanya.

"Mudah-mudahan dengan adanya perubahan paradigma buat olahraga kita, peringkat Indonesia di saat olimpiade akan naik," tambahnya. ***

wwwwww