Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang SEA Games 2021 Vietnam

Klarifikasi Kabar Penghapusan Nomor Pertandingan, Ferry Kono: Tolak Peluru Putri Masih Dalam Pembahasan

Klarifikasi Kabar Penghapusan Nomor Pertandingan, Ferry Kono: Tolak Peluru Putri Masih Dalam Pembahasan
CdM Kontingan Indonesia, Ferry Kono. (Foto: NOC Indonesia)
Kamis, 05 Mei 2022 18:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kesimpangsiuran kabar penghapusan nomor pertandingan pada SEA Games 2021 Vietnam muncul. Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam, Ferry Kono mengklarifikasi adanya kesimpangsiuran yang terjadi pada multi-event terakbar dua tahunan kawasan ASEAN edisi ke-31 tersebut.

Ia menegaskan tolak peluru putri masih dalam tahap pembahasan dengan Vietnam SEA Games Organuzing Committee (VIESGOC) dan membantah kabar pencoretan semua nomor angkat besi putri.

“Dalam aturan SEAGF, tolak peluru putri itu bisa dimainkan jika ada tiga atlet. Namun, technical handbook (THB) tertulis tiga negara. Dalam DRM (Delegation Registration Meeting) kemarin ada 3 atlet dari dua negara, yaitu Thailand dan Indonesia untuk tolak peluru putri, sehingga ini masih dalam tahap pembahasan,” ujar Ferry, Kamis (05/05/2022).

Lelaki yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) ini menegaskan saat ini tengah memaksimalkan jalur diplomasi, baik ke SEAGF serta NOC Vietnam. Ini dilakukan sebagai upaya mempertahankan nomor tolak peluru putri di SEA Games Vietnam.

Indonesia sudah memiliki atlet yang dipersiapkan di nomor tolak peluru putri. Adalah Eki Erawati Febri, pemegang rekor nasional di Kejuaraan Nasional 2017 dengan Catatan waktu 15,60 meter. Ia juga merupakan peraih medali emas SEA Games 2017 Kuala Lumpur dan pemilik perak di SEA Games 2019 Manila.

“NOC Indonesia masih berjuang karena hingga saat ini kami dan Thailand juga belum menerima surat resmi. Kami meminta tolak peluru putri tetap dimainkan karena secara regulasi sudah ada tiga atlet telah berlatih dan siap berlaga, sehingga atas dasar sportmanship nomor ini tetap harus dimainkan,” kata Ferry.

Ferry menambahkan, ia juga sudah berkoordinasi dengan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk berjuang bersama. Saat ini, kata Ferry, PB PASI juga sudah berkomunkasi ke federasi atletik kontinental perihal hal ini serta meminta Federasi Nasional (NF) atletik Vietnam untuk tetap menurunkan atlet di nomor tolak peluru putri.

“Segala usaha akan kami coba untuk memperjuangkan agar tolak peluru putri tetap dapat dimainkan dan atlet kita, Eki dapat tampil di Vietnam,” ujar Ferry.

Sementara itu, Ferry juga membantah pencoretan semua nomor angkat besi putri. Ia meminta lifter-lifter Merah Putih tidak terganggu dengan kabar tersebut. “Tidak ada pembahasan tersebut dalam DRM jadi itu kabar hoax,” tegasnya. ***

wwwwww