Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Bantah Logika LGBT Ciptaan Tuhan, Mahfud: Iblis juga Ciptaan Tuhan tapi Harus Kita Lawan

Bantah Logika LGBT Ciptaan Tuhan, Mahfud: Iblis juga Ciptaan Tuhan tapi Harus Kita Lawan
Mahfud MD. (Foto: Istimewa)
Selasa, 10 Mei 2022 16:05 WIB

JAKARTA - Perbincangan soal LGBT sedang hangat gegera podcast Deddy Corbuzier yang undang pasangan homo asal Indonesia dan Jerman. Nah soal LGBT ini, video lawas Mahfud MD skak LGBT muncul.

Gegera konten LGBT itu, belakangan ini muncul seruan untuk unsubscribe YouTube Deddy Corbuzier. Di sisi lain muncul video Mahfud MD skak LGBT. Nah saat topik LGBT hangat diperbincangkan, muncul video lawas Mahfud MD yang menangkis gagasan dukung LGBT.

LGBT harus dikriminalisasi dan dilarang. Mahfud jelaskan dengan logika sederhana untuk mematahkan dalih para pendukung LGBT. Jadi dalam video lawas itu, Mahfud menjelaskan soal dalih dukungan LGBT. Mahfud mendapatkan salah satu dalih membela LGBT yaitu mereka kaum LGBT juga ciptaan Tuhan, seharusnya mereka mendapatkan hak juga dong, jangan dimusuhi gitu.

Nah Mahfud mematahkan logika ini lho. Mahfud mengulas soal temuan survei yang dilakukan tim Ade Armando, soal hampir 50 persen orang Indonesia dukung LGBT. Mahfud heran saja dengan angka temuan tersebut.

"Soal LGBT itu sudah dibahas 30 tahun lalu saat dibahas RUU KUHP. Di situ dibahas soal LGBT, definisi zina dan lainnya. Jadi saya agak heran surveinya Ade Armando rakyat Indonesia 50 persen menerima LGBT, kalau saya 100 persen menerima. Perilakunya yang ditolak bukan orangnya. Masa hanya 48 persen yang menerima," jelas Mahfud dikutip Hops.ID dari video lawas ILC TVOne sebagaimana diunggah ulang oleh akun Twitter @cybsquad_, Senin 9 Mei 2022.

Mahfud menegaskan, yang ditolak dan dilawan oleh hukum adalah perilaku LGBT. Orang LGBT harus dihormati dong hak asasinya. "Kita tak pernah menolak mereka, ini hak asasinya dihargai, dalam hal lain dihargai tapi dalam perilaku seksualnya tidak boleh, harus dilarang dan dikriminalisasi, nggak ada dasar konstitusinya," ujar Mahfud.

Dalih LGBT juga ciptaan Tuhan

Lantas Mahfud mengungkapkan soal dalih pembela LGBT yang mengatakan mereka kaum LGBT adakah ciptaan Tuhan juga. Maka harusnya juga diterima dong LGBT. "Ada yang hilang begini di TVOne, itu orang homo, gay, lesbi kan ciptaan Tuhan. Kalau Tuhan mau, kan mereka nggak (dijadikan) LGBT, kenapa harus dimusuhi," ujar Mahfud soal dalih membela LGBT itu.

Nah menangkis logika bela LGBT ini, Mahfud membandingkan dengan ciptaan Tuhan lainnya yang wajib dimusuhi. "Lho sama (logikanya kalau begitu) Tuhan menciptakan iblis, tapi kita harus lawan iblis. Kan begitu logikanya," katanya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Jadi, kata Mahfud, logika pembelaan kepada LGBT itu nggak bisa dipakai, kan Tuhan saja menciptakan barang kotor tapi jangan makan yang kotor meski itu ciptaan Tuhan. "Saya katakan demikian supaya kita tidak dengan mudah dicekokkan ke orang begitu dengan gampangnya, itu ciptakan ciptaan Tuhan dan sebagainya," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww