Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Papua Mencekam! Ribuan Warga Bentrok dengan Brimob Tolak Daerah Otonomi Baru

Papua Mencekam! Ribuan Warga Bentrok dengan Brimob Tolak Daerah Otonomi Baru
Bentrokan Brimob degan warga di Papua. (Foto: Istimewa)
Selasa, 10 Mei 2022 15:58 WIB

JAKARTA - Ribuan warga Papua terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian di sejumlah kabupaten dan kota, pada Selasa (10/5/2022). Bentrokan dipicu oleh warga yang melakukan aksi unjuk rasa untuk menolak daerah otonomi baru (DOB) Papua.

Dalam video yang diterima redaksi, terlihat massa menyerang ratusan brimob dengan batu dan lain sebagainya. Petugas langsung menembakan gas air mata ke arah warga.

Petugas pun langsung menerjunkan rantis barracuda untuk menghalau aksi massa meluas. Petugas juga menyemprotkan air dengan water canon untuk membubarkan massa yang terus mengamuk.

Sekadar diketahui, Rancangan Undang-Undang (RUU) tiga daerah otonomi baru (DOB) menjadi inisiatif DPR ini kemudian disetujui untuk menjadi Undang-Undang.

Penamaan tiga calon provinsi baru di Papua itu diusulkan dan disesuaikan dengan wilayah adat. Untuk nama Papua Selatan, yakni Provinsi Ha'Anim, Papua Tengah sebagai Provinsi Meepago dan untuk Papua Pegunungan Tengah bernama Provinsi Lapago.

Sebelumnya, kericuhan juga terjadi belum lama ini di wilayah Pasar Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire, Papua Rabu (31/3). Dalam peristiwa itu, lima orang polisi terluka pada bagian tangan dan kaki akibat lemparan batu. Sejumlah warga juga ikut terluka.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww