Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Ketum PP Pelti Nilai Paradigma Baru DBON dan Tim Review Sudah Tepat untuk Kemajuan Olahraga Indonesia

Ketum PP Pelti Nilai Paradigma Baru DBON dan Tim Review Sudah Tepat untuk Kemajuan Olahraga Indonesia
Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar. (Foto: Humas Kemenpora)
Selasa, 24 Mei 2022 15:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar menilai bahwa, adanya paradigma baru pengiriman atlet berpedoman Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sudah tepat. Demikian pula adanya Tim Review dinilainya sudah tepat dan bagus.

"Iya karena memang ada policy-policy dari pemerintah (DBON/Tim Review) yang diambil dalam hal ini ya, dan ternyata saya kemarin bicara dengan Pak Menpora, jumlahnya yang berangkat lebih terbatas, setengahnya (dibanding SEA Games sebelumnya) tetapi bisa pada posisi nomor tiga, padahal yang lalu nomor empat, berarti yang diberangkatkan betul-betul atlet-atlet yang berkualitas," katanya saat kedatangan bersama atlet, di Terminal 3 Bandara Soetta, Senin (23/5) malam.

Harapannya kebijakan ini dapat terus dijalankan secara kontinyu, jangan sampai terjadi lagi perubahan yang menyebabkan hasil kembali menurun secara kualitas dan hanya menonjolkan kuantitas.

"Tim Review bagus, bagus, menurut saya. Jadi jangan sampai nanti terjadi kembali jumlahnya banyak namun pendapatan medalinya justru sedikit. Oleh karena itu evaluasi dari Kemenpora dan dari cabor-cabor sendiri untuk atlet-atletnya lebih selektif nanti kedepannya," imbuhnya.

Sebentar lagi sudah akan ada SEA Games yang tidak lebih dari setahun serta even-even lain. Diagendakan yang penting anak-anak para atlet bisa sering banyak bertanding sehingga kesiapan secara teknis maupun fisik akan semakin matang dan baik.

"Kali ini tenis bisa sumbang emas. Yang penting harus kita jaga kesinambungan dalam rangka TC-nya. Karena jika mereka kembali terlalu lama lagi ke daerah dan tidak kita pusatkan tentu kan partnernya beda-beda tapi kalau TC-nya bersatu kita bisa kontrol terus baik teknis maupun fisiknya. Jadi kita harapkan TC-nya segera bisa berlangsung lagi," tutupnya. ***

wwwwww