Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Kriminal

Soal Calon ASN Mundur, Demokrat Minta Pemerintah Lebih Baik dalam Sosialisasi

Soal Calon ASN Mundur, Demokrat Minta Pemerintah Lebih Baik dalam Sosialisasi
Legislator Demokrat Anwar Hafid dalam suatu kesempatan rapat di Gedung DPR RI, Jakarta. (foto: ist./dok.dpr)
Selasa, 07 Juni 2022 13:28 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI Anwar Hafid dalam rapat resmi di Jakarta kemarin, menyoroti ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah lolos seleksi tahun 2021. Politisi Partai Demokrat ini pun mendorong pemerintah lebih dapat mensosialisasikan mengenai kondisi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada publik.

"Sebenarnya soal sosialisasi banyak tidak ada di kementerian," kata Anwar sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari siaran resmi, Selasa (7/6/2022).

Padahal, menurut Anwar, anggaran di kementerian bakal tempat calon ASN bekerja tidaklah kecil.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat, sebanyak 105 CPNS memutuskan untuk mengundurkan diri usai dinyatakan lulus tes seleksi penerimaan tahun 2021. Kementerian Perhubungan jadi instansi dengan jumlah CPNS terbanyak yang mengundurkan diri, yakni 11 orang. BKN mengungkapkan, alasan mundur CPNS dan PPPK ini mulai dari gaji yang diterima kecil hingga penempatan kerja tak sesuai ekspektasi.

Terbaru, BKN menyampaikan sebanyak 5 dari 105 CPNS yang mengundurkan diri digantikan peserta seleksi CPNS 2021 yang berada di urutan setelahnya. Oleh karenanya, jumlah kursi CPNS yang kosong karena ditinggalkan kini berkurang menjadi 100. Selain itu, BKN juga mencatat 442 PPPK yang mengundurkan diri. Dalam data BKN, Rabu (1/6/2022), tercatat 104 orang di kategori PPPK Guru Tahap I mengundurkan diri. Pemprov Jawa Barat menjadi instansi yang paling banyak ditinggalkan di kategori ini, yakni 7 orang.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Metropolitan, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww