Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Kriminal

Legislator NasDem Dukung Pembangunan Infrastruktur Perikanan

Legislator NasDem Dukung Pembangunan Infrastruktur Perikanan
Anggota DPR RI Julie Laiskodat saat RPD Komisi IV DPR RI dengan pemerintah di Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2022). (foto: ist./dpr)
Kamis, 23 Juni 2022 14:33 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat dalam rapat bersama pemerintah di Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2022), mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pembangunan infrastruktur pendukung pengoptimalan potensi ekonomi sumber daya perikanan Indonesia.

"Saya berharap, pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan sebagai infrastruktur pendukung kebijakan penangkapan ikan terukur dan penerapan pemungutan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pasca produksi diprioritaskan," kata Julie sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari siaran parlemen.

Baca Juga: Soal Dana Penanganan PMK, Anggota DPR Dorong Sosialisasi Edaran Mendagri

Baca Juga: DPR Bicara soal Bandar 'Dipemakaikan', Pemakai 'Dibandarkan'

Legislator Fraksi Partai NasDem itu mengungkapkan, pada data pembagian zona dan sistem kuota yang disajikan KKP nampak bahwa pada Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718 terdapat potensi sumber daya ikan yang paling besar dengan estimasi 2,6 juta ton. Akan tetapi, sambung Julie, untuk kuota nelayan lokal justru paling kecil yaitu 519 ribu ton. Julie menyayangkan jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan kuota industri yang sebesar 2 juta ton. Legislator dapil NTT ini, mendorong KKP untuk memperhatikan dan melindungi kepentingan nelayan lokal dalam penetapan sistem kuota.

"Saya mengharapkan kepentingan nelayan lokal terakomodasi dalam kebijakan penangkapan ikan terukur," ujar Julie.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww