Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Gibran Ditunjuk NPC Sebagai Ketua INASPOC, Bukan Ditunjuk Presiden Jokowi

Gibran Ditunjuk NPC Sebagai Ketua INASPOC, Bukan Ditunjuk Presiden Jokowi
Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun. (Foto: NPC Indonesia)
Jum'at, 24 Juni 2022 21:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - National Paralympic Committee (NPC) Indonesia meluruskan isu yang beredar perihal terpilihnya Gibran Rakabuming Raka sebagai Ketua Pelaksana Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (INASPOC) atas penunjukan Presiden Joko Widodo.

Dalam jumpa pers di Kantor NPC Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/6/2022), Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun yang didampngi oleh Sekjen INASPOC, Rima Ferdianto serta jajaran INASPOC dan NPC, membeberkan awal mula terpilihnya Gibran sebagai Ketua Pelaksana INASPOC.

Senny menjelaskan sebelum penunjukan Gibran sebagai ketua pelaksana APG 2022, Gibran terlebih dahulu diundang hadir di Kantor NPC Indonesia untuk diminta kesediaannya menjadi Ketua Pelaksana ASEAN Para Games 2022.

"Saat kami meminta Gibran untuk menjadi ketua INASPOC, ia mengaku siap karena Solo ditunjuk menjadi tuan rumah ASEAN Para Games. Jadi bukan tiba-tiba Presiden Jokowi menandatangani Perpres tersebut. Terpilihnya Gibran merupakan hasil dari penunjukan Ketum NPC Indonesia yang sebelumnya telah direstui dan disetujui oleh Menpora dahulu. Baru kemudian setelah melalui berbagai proses dan harmonisasi antar Kementerian terkait, Perpres ditantandatangani oleh Presiden" jelas Senny Marbun.

NPC Indonesia menilai Gibran merupakan sosok yang tepat untuk memimpin INASPOC. "Alasan penunjukan Gibran dikarenakan ia masih muda dan berkualitas, sehingga layak ditampilkan sebagai Ketua Pelaksana INASPOC. Jadi dari pada kita menampilkan orang tua yang banyak omong, yang terlalu banyak cerita tetapi tidak bisa kerja, malah nanti bikin repot. Lebih baik kita tonjolkan anak muda yang bisa kerja, berkualitas, berani dan bertanggung jawab dengan apa yang dikerjakan. Kita sudah melihat kinerja Gibran dan apa yang sudah dilakukannya di Surakarta," papar Senny.

Dalam Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2022, ditetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali selaku Ketua Penyelenggara dan penanggung jawab pada ajang ASEAN Para Games (APG) 2022, sedangkan Gibran sebagai Ketua Pelaksana INASPOC karena memang penyelenggaraan di Solo, Jawa Tengah. Bentuk tanggung jawab Menpora diwujudkan salah satunya melalui surat dukungan Menpora kepada NPC untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah APG Solo sesuai pedoman yang diterbitkan oleh ASEAN Para Sport Federation (APSF) dan sepenuhnya kota Solo mengakomodir kebutuhan NPC yang merupakan representasi APSF di Indonesia.

Senny berharap penunjukan Gibran sebagai Ketua Pelaksana INASPOC tidak dipolitisasi lebih jauh. Sebaiknya kini Indonesia fokus untuk persiapan APG 2022 yang pelaksanaannya semakin dekat.

Sementara itu menjelang APG 2022 yang akan berlangsung pada 30 Juli hingga 06 Agustus mendatang, INASPOC terus mematangkan persiapan. Sekretaris Jenderal INASPOC, Rima Ferdianto mengatakan serangkaian kegiatan penting akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

"Ägenda INASPOC yang paling penting terdekat ini adalah CdM seminar yang akan dihadiri oleh seluruh ketua kontingen dari 11 negara peserta APG. Acara tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana kesiapan Indonesia menggelar APG. Dalam CdM seminar nanti juga akan dihadiri oleh putra perdana Menteri Kamboja, Hun Manny," ucap Rima.

Setelah dikeluarkannya Perpres pada 17 Juni lalu, INASPOC juga telah melakukan kunjungan ke Menteri BUMN, Erick Thohir untuk meminta dukungan dari BUMN-BUMN demi kelancaran dan kesuksesan ASEAN Para Games ke-11 tahun ini. ***

wwwwww