Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Voli

Kemenag: Air Zamzam Dilarang Masuk Bagasi Jamaah

Kemenag: Air Zamzam Dilarang Masuk Bagasi Jamaah
Ilustrasi jamaah haji Indonesia sedang mengambil air Zam-zam. (Foto: Liputan6)
Jum'at, 24 Juni 2022 14:26 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Haryanto mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk tidak memasukkan air Zam-zam ke dalam koper bagasi saat akan pulang ke Tanah Air. Jamaah haji disebut akan mendapat air Zamzam setibanya di embarkasi kedatangan.

Haryanto menyebut aturan penerbangan terkait air Zamzam ini sangat ketat. Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan alat pemindai multiview, yang mampu mendeteksi barang-barang terlarang sesuai aturan penerbangan internasional.

"Termasuk air Zamzam. Bahkan perusahaan pengangkut mengingatkan 1ml air pun dilarang dimasukkan ke bagasi,” kata Haryanto dalam keterangannya yang diterima GoNews.co, Jumat (24/6/2022).

Pengingat ini ia sampaikan usai mengecek kesiapan gudang milik Jeddah Management Company (JMC) di Distrik Al Hamra Umm Al Jud, Makkah. Perusahaan ini ditunjuk oleh Saudi Airline untuk menyiapkan gudang yang akan memeriksa, mengurus dan mengangkut barang bagasi tercatat milik jamaah haji Indonesia.

Kasie Pelayanan dan Pemulangan (Yanmul) Daker Bandara Jeddah-Madinah, Edayanti Dasril Munir, menambahkan barang bagasi jamaah haji Indonesia pada fase pemulangan akan dikumpulkan terlebih dahulu. Sebelumnya, akan dilakukan penimbangan dengan bobot maksimal 32 kg. "Koper bagasi dikumpulkan dua hari sebelum penerbangan. Barang bagasi maksimal 32 kg per jemaah,” ujar Eda, panggilan akrabnya.

Proses City Check akan dilakukan di hotel dan jamaah bisa langsung mendapat bukti bagasi alias claim tag dan boarding pass. Harapannya, dengan cara ini tidak ada lagi barang-barang terlarang yang ikut terbawa.

Langkah-langkah ini disiapkan berdasarkan peraturan keselamatan yang telah ditetapkan. Adapun beberapa barang yang tidak boleh dibawa dalam bagasi antara lain aerosol, bahan mudah meledak, senjata tajam, uang dengan jumlah tertentu dan air Zamzam.

Jika dalam proses pemeriksaan nantinya masih ditemukan koper yang berisi barang-barang yang dilarang, maka barang tersebut akan dikeluarkan dari bagasi, disaksikan petugas PPIH dan dalam pengawasan CCTV. Barang tersebut akan dikembalikan ke Daker Makkah. "Barang tidak akan dibuang. Jadi tidak ada bahasanya menzalimi jamaah," pungkasnya.***

wwwwww