Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
15 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Duet Anies-Andika Perkasa Jadi Alternatif Surya Paloh

Duet Anies-Andika Perkasa Jadi Alternatif Surya Paloh
Silaturhami Jenderal Andika dengan Gubernur DKI Anies Baswedan. (Foto; Istimewa)
Minggu, 26 Juni 2022 20:44 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sudah mengumumkan tiga nama bakal capres yang akan diusung pada Pilpres 2024.

Sebagai informasi, ketiga nama bakal capres itu ialah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Andika Perkasa. Terkait hal ini, pengamat politik Zaki Mubarak menyebut Surya Paloh sudah menyiapkan tiga paket cadangan.

Adapun salah satunya ialah duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Andika Perkasa. "Partai NasDem dan PKS setuju dengan dua nama ini," ujar Zaki, Sabtu (25/6/2022).

Namun, yang menjadi PR besar ialah Andika harus menambah dukungan dari partai politik. "Sebab, koalisi Partai Nasdem-PKS masih belum mencukupi dan ini tidak mudah meski elektabilitas Andika bagus," jelasnya.

Jika yang maju Anies-Andika, Partai Demokrat tak akan berkoalisi dengan Partai Nasdem-PKS. Sebab, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin anaknya yakni Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju pada Pilpres 2024.

"Pak SBY memberi harga mati, harus AHY sebagai cawapresnya," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww