Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Soal Paradigma Baru Olahraga Indonesia, Menpora Amali Diskusi dengan Anggota YGC

Soal Paradigma Baru Olahraga Indonesia, Menpora Amali Diskusi dengan Anggota YGC
Menpora Amali saat berdiskusi dengan anggota YGC soal paradigma baru olahraga Indonesia. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 27 Juni 2022 10:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menjelaskan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Undang-undang (UU) Keolahragaan adalah bagian dari perubahan paradigma pembinaan prestasi olahraga.

Hal tersebut disampaikan oleh Menpora Zainudin Amali, saat berdiskusi setelah mengikuti Golf Bareng (Gobar ) bersama anggota Yakusa Golf Club (YGC), Minggu (26/6/2022) di Gunung Geulies Country Club, Bogor, Jawa Barat.

Menpora Amali melanjutkan, selama 76 tahun Indonesia Merdeka, Indonesia belum pernah memiliki desain tentang pembinaan, prestasi olahraga nasional.

"Karena itu, saya berdiskusi dengan stakeholder olahraga, praktisi olahraga, guru besar keolahragaan dan sebagainya. Dan akhirnya saya berkesimpulan olahraga kita harus didesain," ucap Menpora Amali.

Hasil dari DBON ini adalah keberhasilan kontingen Indonesia di SEA Games 2021 Filipina. Kontingen Indonesia bisa memenuhi harapan Presiden Jokowi untuk masuk peringkat tiga besar SEA Games 2021 Vietnam.

"Indonesia menempati peringkat ketiga dengan total peroleh 242 medali yang terdiri dari 69 Emas, 92 perak, dan 81 perunggu. Keberhasilan Kontingen Indonesia masuk di tiga besar di SEA Games kali ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak, khususnya para atlet," ujar Menpora Amali.

"Dan hal ini juga menjadi bukti bahwa Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sudah berjalan di jalur yang benar," tambahnya.

“Dibandingkan SEA Games Filipina sebelumnya, dari sisi jumlah keberangkatan atlet sudah berbeda. Kalau di Filipina sekitar 800 lebih atlet, SEA Games 2021 Vietnam kali ini, hampir separuh lebih sedikit atlet yang berangkat, tapi alhamdulillah medali yang kita raih sudah memenuhi harapan dan kita berhasil masuk tiga besar,” ujar Menpora. ***

wwwwww