Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
11 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
15 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022

Bagas/Fikri dan Ribka/Febby Metaih Tiket ke 16 Besar

Bagas/Fikri dan Ribka/Febby Metaih Tiket ke 16 Besar
Ganda putra Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: Humas PP PBSI)
Rabu, 29 Juni 2022 17:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Pasangan ganda putra dan putri Indonesia, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani meraih tiket ke babak 16 besar Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022. Bagas/Fikri dan Ribka/Febby sama-sama mengemas kemenangan di babak 32 besar pada Rabu (29/6/2022).

Bagas/Fikri menang atas pasangan Jerman, Jones Ralfy Jansen/Jan Colin Voelker dengan skor 21-19, 21-6. Sementara Ribka/Febby mengatasi ganda tuan rumah, Vivian Hoo/Lim Chiew Sien, juga dengan dua gim langsung 21-18, 21-17.

Berlaga di Axiata Arena, Kuala Lumpur, adaptasi lapangan yang membutuhkan waktu, membuat Bagas/Fikri di gim pertama banyak kehilangan poin. Bahkan mereka sempat tertinggal 11-16 sebelum berhasil mengejar dan membalikkan keadaan.

"Tadi di gim pertama kita beradaptasi di lapangannya masih agak lama, sehingga sempat tertinggal jauh. Tapi dari situ, Koh Ar (Aryono Miranat, pelatih ganda putra yang mendampingi di Malaysia) minta untuk lebih tenang lagi. Fokus satu poin demi satu poin akhirnya bisa mengejar," ungkap Fikri kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

"Gim pertama kita main terlalu terburu-buru. Setelah tertinggal kita coba main setenang dan sesabar mungkin. Lawan juga akhirnya banyak mati-mati sendiri," timpal Bagas.

Di gim kedua, permainan Bagas/Fikri lebih berkembang. Mereka bisa leluasa menerapkan permainan menyerang. "Di gim kedua sudah lebih enak. Kondisi lapangan yang kalah angin juga buat kita berani bermain menyerang. Lebih leluasa karena di gim pertama lapangannya menang angin, jadi hati-hati," tukas Fikri.

GoNews.co Ganda putri Indonesia, Ribka S
Ganda putri Indonesia, Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani. (Foto: Humas PP PBSI)

Dengan kemenangan Bagas/Fikri, ganda putra menempatkan semua wakilnya ke babak 16 besar ajang bulutangkis dengan level BWF Super 750 ini. Selain Bagas/Fikri, ada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

"Walau ganda putra kali ini hanya tiga pasangan yang bertanding, biasanya kan ada enam pasangan, nyawanya banyak, tapi kita berharap siapa pun itu bisa menyumbang gelar untuk Indonesia," harap Bagas.

Serupa dengan ganda putra, ganda putri juga meloloskan tiga wakilnya ke babak 16 besar. Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani menyusul Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi yang sudah terlebih dahulu menang.

"Di gim pertama kita enak mainnya karena menang angin. Jadi nyaman buat menurunkan bola dan menyerang. Di gim kedua kita sempat keteteran dan tertekan karena maunya mencegat tapi malah balik diserang," kata Febby.

"Hari ini kita masih penyesuaian dan lapangan dua itu memang sejak latihan kemarin paling susah diprediksi anginnya. Kalau ditanya masalah kemistri, kita sudah jauh lebih baik. Pola permainan dan komunikasi di lapangan juga sudah menyatu dan enak," jelas Ribka.

Untuk masalah target, Ribka/Febby ingin fokus satu demi satu pertandingan. "Targetnya kasih yang terbaik dan fokus saja satu demi satu," kata Ribka yang diamini Febby. ***

wwwwww