Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Mengenang Tjahjo Kumolo, MenpanRB yang Ingin PNS Terima Pensiunan Rp 1 Miliar

Mengenang Tjahjo Kumolo, MenpanRB yang Ingin PNS Terima Pensiunan Rp 1 Miliar
Almarhum MenpanRB, Tjahjo Kumolo. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 01 Juli 2022 14:54 WIB

JAKARTA - Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia hari ini setelah sempat dirawat intensif di RS Abdi Waluyo. Tjahjo pernah merencanakan aturan besaran tunjangan pensiunan untuk PNS dinaikkan minimal Rp 1 miliar.

Tjahjo sempat menggagas rencana aturan pensiunan PNS bisa menerima dana pensiun minimal Rp 1 miliar. Usulan tersebut disebutnya kala itu masih dibahas dengan Menkeu Sri Mulyani. Ini disampaikan Tjahjo di Hotel Bidakara, Senin (17/2/2020).

"Kami sudah berkomunikasi dengan Ibu Menteri Keuangan soal bagaimana meningkatkan pensiun pegawai. Kita kemarin juga sudah mengundang BTN. BTN clear bisa menggaji dan kami juga sudah meminta begitu ASN pensiun minimal dapat Rp 1 miliar. Bisa dihitung dengan baik," ungkap Tjahjo.

Rencana ini kata Tjahjo juga sudah mendapat sinyal baik dari PT Taspen. Menurutnya, ada peluang untuk menaikkan pensiunan PNS minimal Rp 1 miliar. Hal tersebut sudah didiskusikan dengan PT Taspen.

"Kami dengan Taspen juga sudah diskusi, bagaimana kalau pensiunan ASN itu nanti dapat tunjangan Taspennya bisa nggak kalau mencapai Rp 1 miliar? Ya dihitung-hitung bisa kalau sejak awal sudah kita pertimbangkan dengan baik," bebernya.

Untuk penerapan kebijakan ini sudah dikalkulasi. Tunjangan pensiunan PNS ini tidak membebani APBN namun diperoleh dengan memotong gaji pokok PNS tiap bulan secara rutin. "Besarannya ya relatif dan perlu persetujuan. Karena Taspen ya dari uang potongan gaji ASN, bukan uang APBN," tuturnya.

Hanya saja gagasan Tjahjo ini terhambat pandemi COVID-19. Padahal dari hasil kajian, rencana ini sangat memungkinkan dilaksanakan dengan menghitung ulang gaji pokok PNS dari awal menjabat dan menghitung potongan gaji tiap bulan.

"Tapi karena ada pandemi COVID-19 inilah yang saya kira tertunda semua. Termasuk tunjangan kinerja, yang harusnya kami targetkan tahun ini sudah selesai semua, minimal gaji pokok ditambah 80% tunjangan kinerja, dan lain-lain, saya kira sudah cukup. Cuma karena pandemi COVID-19 saya kira berat," pungkas Tjahjo.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww