Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
16 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
20 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022

Menang Dramatis Atas Lu Guang Zhu, Chico ke Laga Puncak

Menang Dramatis Atas Lu Guang Zhu, Chico ke Laga Puncak
Tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo. (Foto: Humas PP PBSI)
Sabtu, 09 Juli 2022 20:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KUALA LUMPUR - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo meraih tiket ke laga puncak Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022. Chico, panggilan akrabnya, secara dramatis menang atas pemain China, Lu Guang Zu pada babak semifinal di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (9/7/2022).

Tidak mudah bagi Chico untuk menang dalam laga ini. Ia harus bertarung secara sengit selama 88 menit sebelum menyelesaikan pertandingan dengan skor 20-22, 23-21, 21-19. Kemenangan ini menjadi revans sempurna Chico atas Lu usai kalah di Thailand Masters 2019.

Jalannya laga berlangsung seru. Chico dan Lu, baik di gim pertama, maupun kedua dan ketiga bergantian saling mengejar. Di akhir gim pertama, Chico membuat kesalahan sehingga gagal mengunci gim tersebut. Di gim kedua dan ketiga Chico yang sudah unggul, terus diburu Lu. Tapi berkat fokus dan ketenangan, pebulutangkis 24 tahun itu mampu merebut final pertamanya di BWF World Tour Super 500 ke atas.

"Alhamdulillah bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Di gim pertama saya ada beberapa kesalahan strategi. Sementara di gim kedua dan ketiga saya sudah lebih enjoy bermain. Saya fokus di poin-poin kritis di gim kedua dan gim ketiga," sahut Chico.

"Di gim kedua dan ketiga saya juga coba mengubah pola permainan, lalu konsisten di poin demi poin. Saya tidak memikirkan sedang unggul atau sedang tertinggal, saya terus berusaha sampai pertandingan berakhir," lanjutnya.

Tiba di laga pamungkas, Chico mengaku ini adalah bentuk untuk menambah kepercayaan dirinya. Sekaligus tetap fokus menatap laga puncak Minggu (10/7) esok.

"Ke final ini bentuk supaya saya bisa lebih percaya diri lagi dan bisa lebih menikmati setiap bermain dan alhamdulillah makin ke sini sudah lebih baik. Untuk besok saya mau kasih yang terbaik dulu," tutur Chico.

Chico masih menunggu lawannya di final, pemenang antara Ng Ka Long Angus (Hong Kong) dan Prannoy H. S. (India). ***

wwwwww