Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kompetisi Sepakbola BRI Liga 1 2022/2023

Hadapi Bali United FC, Pelatih PSM Bilang Tetap Ada Tekanan

Hadapi Bali United FC, Pelatih PSM Bilang Tetap Ada Tekanan
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares. (Foto: ligaindonesiabaru)
Kamis, 28 Juli 2022 13:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PARE-PARE - PSM Makassar akan menjamu Bali United FC pada laga pekan ke-2 Kompetisi Sepakbola BRI Liga 1 2022/2023 yang akan digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Pare-pare, Jumat (29/7/2022) sore.

Walaupun bermain di depan pendukung sendiri, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menganggap tekanan tetap ada seperti saat mereka melawat ke kandang lawan. Hanya saja, tekanan tersebut berbeda.

Saat bermain sebagai tim tamu, PSM mendapat tekanan dari pendukung lawan. Sebaliknya saat bermain sebagai tim tuan rumah, tekanan yang ada adalah tuntutan hasil maksimal.

Tetapi dia sudah menyiapkan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Dia menekankan pemain untuk bisa mengubah tekanan yang ada menjadi motivasi. Sehingga, hasil baik saat menang atas PSS Sleman di pekan pertama bisa kembali terulang.

"Tentu mau itu pertandingan tandang atau kandang pressure itu akan ada. Bagaimana caranya kita melihat pressure ini membuat sesuatu hal yg berbeda. Seperti, menjadikan pressure sebagai motivasi agar kita lebih bagus," kata pelatih asal Portugal.

Bernardo Tavares berharap pemain bisa bermain lepas di kandang sendiri. Sebab menurutnya tekanan tersebut harus diberikan oleh kekuatan dan permainan tim tamu saja, jangan sampai ditambah dari hal non-teknis.

Pendukung setia PSM juga rela mendukung Yakob Sayuri dkk di lapangan sepanjangan pertandingan.

"Saya harap suporter membantu kita untuk menuliskan sejarah di pertandingan nanti. Kita ingin mendapatkan hasil baik di Pare-pare karena ini akan menjadi pertandingan pertama kita di kandang," ujarnya.

Meski Bali United adalah tim kuat, sangat tidak realistis apabila hanya memikirkan hasil positif, tanpa memikirkan kemungkinan terburuk yang bisa diraih tim.

Apalagi PSM kalah karena faktor-faktor non-teknis atau ketidakberuntungan, hal tersebut dianggapnya mungkin saja terjadi.

"Tentu kami ingin menginginkan kemenangan. Tapi kalau ada hal-hal yang ibaratnya menghalangi kita untuk meraih kemenangan, saya tetap senang," kata pelatih berusia 44 tahun.

"Syaratnya, pemain harus memberikan segalanya sampai 200 persen di pertandingan nanti dan strategi kita berjalan dengan baik," tutupnya. ***

wwwwww