Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic
ASEAN Para Games 2022 Solo

ASEAN Para Games 2022 Solo Tinggalkan Legacy untuk Olahraga Indonesia Kata Okto

ASEAN Para Games 2022 Solo Tinggalkan Legacy untuk Olahraga Indonesia Kata Okto
Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 03 Agustus 2022 14:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Komite Olahraga Indonesia (KOI/NOC Indonesia) meyakini penyelenggaraan multi-event olahraga internasional di Tanah Air termasuk ajang ASEAN Para Games 2022 Solo akan meninggalkan legacy untuk olahraga Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari yang menyaksikan langsung ASEAN Para Games 2022 Solo bersama Komite Eksekutif Rafiq Hakim Radinal dan Suryo Agung.

Mereka juga bertemu dengan Ketua Pelaksana Indonesia Nastional Para Games Organizing Committee (INASPOC), Gibran Rakabuming, Ketua Komite Paralimpiade (NPC) Indonesia Senny Marbun serta Ketua Komite Paralimpiade Asia (APC) Majid Rashed.

“Olahraga selalu meninggalkan legacy dan ini terjadi di penyelenggaraan multi-event di Indonesia, baik Asian Games, Asian Para Games, termasuk ASEAN Para Games Solo. Banyak legacy yang ditinggalkan dan kami bisa banyak belajar di sini, salah satunya terkait broadcasting karena ini pertama kali 14 pertandingan ditayangkan live di ASEAN Para Games,” ujar Okto, panggilan akrabnya, saat bertemu dengan Gibran di markas International Broadcast Center (IBC) Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/8/2022).

Pembelajaran yang dimaksud, lanjut Okto, dapat diadopsi oleh NOC Indonesia. Khususnya dalam menyiapkan diri menjadi tuan rumah ANOC World Beach Games 2023 Bali.

Ini akan menjadi multi-event olahraga pantai dan air paling prestisius yang diadakan di Indonesia yang diikuti 1.200 atlet lebih dari 100 negara serta dihadiri 205 NOC’s serta para petinggi organisasi olahraga. Di antaranya, Presiden IOC Thomas Bach, Presiden ANOC Robin Mitchel, serta President WADA Witold Banka.

“Kami juga bisa banyak belajar karena Indonesia akan menjadi tuan rumah AWBG dan jumlah cabor yang dipertandingkan sama seperti ASEAN Para Games Solo, yakni 14 cabor. Artinya kami dapat belajar juga menyelenggarakan pertandingan dengan cost yang efisien dan waktu yang pendek,” terang Okto yang jmendapat penjelasan Gibran hanya memiliki waktu 2 minggu memaksimalkan persiapan.

Sementara itu, Gibran menyambut hangat kedatangan Okto di Solo. Ia berharap penyelenggaraan ASEAN Para Games kedua di Solo kali ini dapat meninggalkan legacy.

“Harapannya dengan adanya penyelenggaraan ASEAN Para Games ini adalah semoga Solo bisa lebih ramah dengan teman-teman difabel kita dan warga Solo dapat lebih aware dengan atlet-atlet kita,” kata Gibran yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo

ASEAN Para Games ke-11 sejatinya diadakan di Vietnam, sebagaimana SEA Games edisi ke-31, Mei lalu. Namun, Vietnam memutuskan tidak menyelenggarakannya, sehingga Indonesia menawarkan secara sukarela untuk menjadi tuan rumah demi kepentingan atlet difabel se-Asia Tenggara yang tidak sempat merasakan kompetisi sejak 2019. ***

wwwwww