Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
ASEAN Para Games 2022 Solo

Indonesia Berpeluang Raih Emas Ada di Nomor Tunggal Putri dan Ganda Putra Tenis Kursi Roda

Indonesia Berpeluang Raih Emas Ada di Nomor Tunggal Putri dan Ganda Putra Tenis Kursi Roda
Pertandingan Tenis Meja Kuris Roda ASEAN Para Games 2022 Solo. (Foto: Humas Kemenpora)
Rabu, 03 Agustus 2022 14:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO -  Tim Tenis Kursi Roda Indonesia masih harus berjuang menjaga peluang untuk mempersembahkan medali ema lewat nomor tunggal putri dan ganda putra pada ajang ASEAN Para Games Solo 2022.

Pelatih Para Tenis Kursi Roda Indonesia, Irwan Dwi mengatakan, timnya masih memiliki peluang di tunggal putridan ganda putra. hanya untuk tunggal putra dirinya mengaku cukup berat karena Thailand memiliki pemain yang luar biasa.

“Kita masih menjaga peluang untuk dapat merebut medali emas di tunggal putri dan ganda putra. Sedangkan di tunggal putra, peluang pemain kita sudah tertutup karena mendapatkan serangkaian kekalahan. Namun demikian itu artinya tim tenis kursi roda Indonesia masih memiliki peluang,” kata Irwan di Manahan Tennis Center Solo, Jawa Tengah, Selasa (2/8/2022).

Menurut Irwan, walau minim jam terbang internasional tapi para pemain tenis kursi roda Indonesia mampu memberikan perlawanan kepada pemain Thailand dan Malaysia yang punya jam terbang internasional. Ini terlihat dengan perlawanan cukup sengit yang diperlihatkan pemain wheelchair tennis Indonesia.

“Kita harus akui faktor kurang jam terbang internasional menjadi salah satu kendala bagai para pemain wheelchair tennis kita. Ke depan kita akan mencoba untuk menekannya agar pemain tenis kursi roda Indonesia juga memiliki jam terbang internasional," harapnya. ***

wwwwww