Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Riski Sadiq: Mengamalkan 4 Pilar MPR Adalah Solusi untuk Persoalan Bangsa

Riski Sadiq: Mengamalkan 4 Pilar MPR Adalah Solusi untuk Persoalan Bangsa
Anggota MPR RI dari Fraksi PAN, Rizki Sadig saat Sosialisasi 4 Pilar MPR di Kediri. (Istimewa)
Rabu, 03 Agustus 2022 18:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

KEDIRI - Anggota MPR RI dari Fraksi PAN, Rizki Sadig kembali menyapa para kader PAN, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ibu-ibu PKK di Kediri, Jawa Timur pada Rabu (3/8/2022).

Kedatangan Rizki Sadig tersebut, dalam rangka memberikan pehaman terkait 4 Pilar MPR RI, di Aula Ngasem, Kab. Kediri, Jawa Timur. Tujuannya adalah memberikan penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara kepada masyarakat terhadap yakni, Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Dalam paparannya Anggota Komisi I DPR RI menjelaskan, 4 pilar kebangsaan sebagai bagian terpenting dari NKRI mengaitkan dengan berbagai persoalan bangsa dan tantangan kedepan. Salah satu karakteristik Indonesia sebagai negara dan bangsa yang mempunyai kebesaran, keleluasaan dan kemajemukannya.

"Kewajiban konsep kebangsaan harus tetap dijaga, karena Indonesia berdiri ditopang oleh aneka suku ras agama, bahasa. 4 pilar ini harus disampaikan agar kita tidak kehilangan sejarah," ujarnya.

Politisi PAN dari Dapil Jatim VII ini juga menjelaskan, Pancasila sebagai dasar negara mempunyai cara pandang yang luas dan memayungi UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. "Memahami empat pilar kebangsaan mutlak harus dilakukan, agar empat pilar kebangsaan ini menjadi nilai kekuatan bangsa Indonesia yang tak akan terpisahkan oleh gelombang zaman," tegasnya.

Menurutnya ada 4 konsep pendidikan terkait perilaku didalam satu keluarga, lingkungan pergaulan, lingkungan regional, bahkan lingkungan internasional. "Persoalan kebangsaan yang terjadi di Indonesia saat ini disebabkan lalai dalam pengimplementasian empat pilar dalam perilaku kehidupan sehari-hari," tegasnya.

Dari situlah, dirinya mengajak seluruh masyarakat terutama generasi muda dan ibu-ibu PKK, agar mengamalkan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasi penerus bangsa untuk semakin mencintai dan membangun negeri tercinta Indonesia.

Tidak lupa ia pun menjelaskan tentang tujuan sosialisasi 4 pilar yang difasilitasi DPR/MPR. Menurutnya, hal tersebut dimaksudkan untuk pembentukan karakter yang sadar dan peduli atas setiap persoalan yang ada. "Tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi 4 pilar ini untuk membentuk karakter masyarakat yang sadar dan peduli dengan permasalahan di lingkungannya," jelasnya.

Ia juga berharap, dengan diadakannya sosialisasi 4 pilar ini mampu memberikan pemahaman yang utuh tentang nilai-nilai kebangsaan. "Harapannya dengan adanya beragam unsur, mulai dari kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ibu-ibu PKK dan unsur lainnya nilai-nilai kebangsaan dapat lebih mengakar dan termanifestasi di dalam kondisi masyarakat saat ini," pungkasnya.***

wwwwww