Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

17 Daftar Nama Penasihat Kapolri, Ada Fahmi Alamsyah dan Refly Harun

17 Daftar Nama Penasihat Kapolri, Ada Fahmi Alamsyah dan Refly Harun
Refly Harun. (Foto: Istimewa)
Minggu, 14 Agustus 2022 20:23 WIB

JAKARTA - Penasihat Ahli Kapolri Bidang Komunikasi Publik, Fahmi Alamsyah dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya setelah terseret dalam pusaran kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.

Surat pengunduran diri Fahmi Alamsyah yang merupakan Penasihat Ahli Kapolri Bidang Komunikasi Publik disampaikan kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Selasa 9 Agustus 2022. Di hari yang sama, Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.

Fahmi Alamsyah mengungkapkan alasannya mundur dari jabatan itu. Dia menepis isu bahwa pengunduran dirinya karena terlibat dalam penyusunan skenario kematian Brigadir J. Dia mengatakan jika dirinya tidak berada di tempat kejadian perkara, baik saat, maupun setelahnya.

Namun dia membenarkan bahwa Ferdy Sambo meneleponnya untuk meminta bantuan menyusun draf rilis untuk disampaikan ke media massa. Menanggapi soal mundurnya Fahmi Alamsyah, Kapolri menyatakan tengah mendalaminya.

"Kami sedang melakukan pendalaman (dugaan skenario kronologi), tim sedang bekerja tentunya apabila kita temukan pasti kita proses," ujar Listyo Sigit di Mabes Polri, dikutip dari tvonenews, Minggu, 14 Agustus 2022 .

Mengutip ANTARA, Sabtu 13 Agustus 2022, pada 2020 lalu, Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz menunjuk dua mantan pimpinan KPK, yakni Agus Rahardjo (mantan Ketua KPK) dan Indriyanto Seno Adji (mantan Wakil Ketua KPK), sebagai Penasihat Kapolri.

Kapolri juga mengangkat belasan orang lainnya, termasuk Refly Harun dan Fahmi Alamsyah. Mereka diangkat sebagai penasihat ahli, tertuang dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor KEP/117/I/2020 yang ditandatangani pada Selasa, 21 Januari 2020.

Berikut daftar 17 nama penasihat ahli Kapolri yang dilantik waktu itu:

- Agus Rahardjo (bidang penanganan korupsi)
- Indriyanto Seno Adji (bidang hukum)
- Indria Samego (bidang ilmu politik)
- Chaerul Huda (bidang hukum pidana)
- Fachry Aly (bidang sosiologi)
- Hendardi (bidang HAM)
- Muradi (bidang keamanan dan politik)
- Hermawan Sulistyo (bidang politik)
- Nur Kholis (bidang HAM)
- Sisno Adiwinoto (bidang ilmu kepolisian)
- Adi Indrayanto (bidang informasi teknologi)
- Fahmi Alamsyah (bidang komunikasi publik)
- Rustika Herlambang (bidang media sosial)
- Refly Harun (bidang tata negara)
- Ifdal Kasim (bidang HAM)
- Wildan Syafitri (bidang ekonomi)
- Andy Soebjakto Molanggato (bidang pergerakan kepemudaan).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww