Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022

Impian Ribka/Fadia Kandas di Momen Perpisahan

Impian Ribka/Fadia Kandas di Momen Perpisahan
Ganda putri Indonesia, Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Foto: Humas PP PBSI)
Rabu, 24 Agustus 2022 18:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO - Impian Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti  untuk meraih medali kandas di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022, sebagai hadiah perpisahan keduanya yang tidak akan kembali berpasangan. Pasangan ganda putri ini sejatinya dipatok bisa meraih medali apapun warnanya  namun mereka terhenti di babak 32 besar.

Adalah pasangan Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, yang merusak mimpi Ribka/Fadia. Jongkolphan/Rawinda mengandaskan mereka dengan rubber game 15-21, 21-10, 15-21 dalam laga yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Rabu (24/8/2022).

"Di gim pertama kita banyak menerima serangan dari lawan. Terlalu terbawa pola mereka. Di gim kedua kita bisa mengubah keadaan dengan main dengan cara dan pola kita. Lawan juga tidak nyaman jadi kita coba untuk menekan terus," ucap Fadia usai pertandingan yang memakan waktu 58 menit itu.

"Di gim ketiga itu dari awal sampai interval poinnya mepet-mepet. Tapi setelah pindah tempat kita kehilangan fokus dan terburu-buru mau menyerang tapi malah kitanya tidak siap dengan serangan balik mereka akhirnya banyak mati sendiri," sambung Ribka.

Walau kalah, Ribka/Fadia mengaku sudah bermain maksimal. Mereka tidak menyesali hasil tersebut dan mengambil banyak hikmahnya.

"Tidak mudah memang bermain di Kejuaraan Dunia, hawanya juga berbeda. Sebenarnya sedih karena maunya menang tapi dari saya sendiri merasa sudah maksimal, sudah mencoba mengeluarkan seluruh kemampuan. Lawannya tidak mudah, bolanya pun berat tapi kita tetap mau coba dan berjuang sampai akhir. Jadi tetap bersyukur apapun hasilnya," terang Fadia.

"Benar kata Fadia, alhamdulillah bisa melewati pertandingan ini walau hasilnya tidak sesuai yang diinginkan. Buat saya ini jadi seperti pemacu untuk kembali ke permainan terbaik saya, menambah semangat saya. Dua pertandingan ini sudah lumayan keluar, semoga ke depannya saya bisa terus menampilkan kemampuan saya," ucap Ribka.

Selanjutnya, Fadia akan menyongsong turnamen Japan Open 2022 pekan depan bersama pasangan barunya Apriyani Rahayu. Sementara Ribka absen menyusul pasangannya Febby Valencia Dwijayanti Gani yang masih mengalami cedera. ***

wwwwww