Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Tanggapi Usulan KPU agar Pilkada Jadi September 2024, Komisi II DPR: Sudah Disepakati November Titik!

Tanggapi Usulan KPU agar Pilkada Jadi September 2024, Komisi II DPR: Sudah Disepakati November Titik!
Wakil Ketua Komisi II Junimart Girsang. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 26 Agustus 2022 14:27 WIB

JAKARTA - Ketua KPU Hasyim Asy'ari mengusulkan waktu pencoblosan Pilkada Serentak dimajukan menjadi September 2024. Sebelumnya, pemerintah, DPR, dan KPU telah sepakat pilkada 2024 digelar pada November 2024.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi II Junimart Girsang mengatakan sah-saja saja jika KPU mengusulkan jadwal lain terkait pilkada 2024. Yang pasti, rapat komisi II dengan pemerintah dan KPU telah sepakat pilkada diadakan 27 November 2024.

"Namanya usul ya sah-sah saja. Yang pasti dalam rapat kerja Komisi II dengan pemerintah dan penyelenggara pemilu sudah disepakati dan diputuskan di Rapat Paripurna DPR-RI bahwa Pilkada dilaksanakan pada 27 November 2024 titik," kata Junimart, Jumat (26/8/2022).

Ia menuturkan pekan depan, Komisi II akan mengadakan rapat dengan penyelenggara pemilu. Junimart menunggu apakah KPU akan menyampaikan usulan tersebut.
"Dalam jadwal Komisi II dalam persidangan ini, minggu depan kami akan melakukan rapat dengar pendapat dengan pemerintah dan penyelenggara pemilu," tuturnya.

"Kita tunggu saja apakah dalam rapat ini KPU akan mengusulkan pemajuan jadwal Pilkada tersebut yang tentunya dengan simulasi objektif-rasional," imbuh Junimart.

Jika diusulkan KPU, politikus PDIP ini menuturkan Komisi II tak menutup kemungkinan melakukan revisi UU Pilkada dengan berbagai pertimbangan. "Peluang untuk itu dimungkinkan dengan berbagai pertimbangan," tandas Junimart.

Sebelumnya, Hasyim menjelaskan alasan dari usulannya itu. Ia berpandangan, pencoblosan di November akan sulit mencapai keserentakan pelantikan dari hasil Pemilu Serentak di Desember 2024.

"Dalam persepsi politik dan publik, Pilkada 2024 bukan hanya coblosannya tapi pelantikannya. Kalau coblosannya November, untuk mencapai keserentakan pelantikan Desember 2024 kok agak susah," ungkapnya saat diskusi 'Menyongsong Pemilu 2024: Kesiapan, Antisipasi dan Proyeksi' yang digelar oleh BRIN, Kamis (25.8).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww