Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
9 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Penuhi Panggilan KPK, Sekjen Nasdem Puji Anies Baswedan

Penuhi Panggilan KPK, Sekjen Nasdem Puji Anies Baswedan
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate. (Foto: Istimewa)
Kamis, 08 September 2022 13:40 WIB
JAKARTA - Sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini Rabu (7/9), untuk dimintai keterangan seputar dugaan di ajang Formula E dinilai baik.

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu dinilai telah menunjukkan sikap sebagai warga negara yang baik. Pasalnya, tidak sedikit warga negara justru tidak mengindahkan proses hukum dengan cara mangkir dari panggilan KPK.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G. Plate kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

"Saya mendengar aja kabar bahwa Gubernur DKI dipanggil oleh KPK. Dan Gubernur Anies ke KPK. Itu kan kewajiban warga negara. Kalau kewajiban warga negara kan harus kita hormati hal yang baik. Kan ada banyak juga yang dipanggil KPK kan enggak dateng ke KPK," uajr Johnny.

Adapun, kata Johnny, mengenai benar dan tidaknya kasus tersebut hingga menyeret Anies, adalah wilayah pro justitia atau keadilan dalam proses penegakan hukum, dalam hal ini kasus Formula E tengah diselidiki oleh KPK.

Atas dasar itu, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) ini, meminta semua pihak tidak mendahului proses hukum yang sedang berjalan hingga menghakimi Anies Baswedan.

"Benar dan salahnya itu pro justitia proses hukum tanya ada di dan proses penyidikan yang ada di KPK. Itu kita belum tahu ya. Dan jangan mendahului juga nanti kita mengadili orang yang salah dan benernya kita belum tahu, kan repot," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww