Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

DPR Dukung Polwan Duduki Jabatan Strategis di Kepolisian

DPR Dukung Polwan Duduki Jabatan Strategis di Kepolisian
Ilustrasi Polwan. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 09 September 2022 19:29 WIB

JAKARTA - Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo baru saja menyatakan, kepolisian membuka peluang bagi para polisi wanita (Polwan) untuk menduduki jabatan strategis seperti Kapolda sampai pejabat utama Mabes Polri.

Peran Polwan untuk mengisi jabatan tinggi Polri itu dikatakan Sigit ketika menyinggung terkait kemajuan personel polwan setiap tahunnya. Sigit mengatakan, saat ini terdapat 250 personel Polwan yang menjabat di posisi strategis di tahun 2021. Angka itu naik sebesar 23% menjadi 308 personel di tahun 2022.

Langkah ini kemudian dinilai revolusioner oleh Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni. Menurut Sahroni, kebijakan Kapolri itu sangat penting demi memunculkan perspektif gender yang berkeadilan di tubuh kepolisian.

"Saat ini institusi harus berfokus pada sumber daya manusia yang berkualitas dan mau bekerja keras untuk institusi, tidak peduli laki-laki atau perempuan. Langkah Kapolri sangat revolusioner dalam mengubah stigma Polri yang dinilai kental akan budaya patriarki. Selain itu, banyaknya perempuan di jajaran pejabat polisi juga akan memberikan perspektif gender yang sangat penting bagi kepolisian dalam memberikan pelayanan pada masyarakat," ujar Sahroni dalam keterangan, Jumat (9/9/2022).

Sahroni juga ingin langkah terobosan yang dilakukan oleh Kapolri diikuti oleh institusi atau lembaga lainnya. "Saya berharap langkah untuk mengupayakan kesetaraan gender seperti ini dapat diikuti oleh institusi dan lembaga yang lainnya. Biarkan semua perempuan hebat di Indonesia dapat menunjukkan skill dan kemampuannya tanpa harus dikekang oleh stigma apapun," harapnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww