Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
9 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Kepercayaan Investor Terus Naik, BRI Raih Penghargaan Saham Terbaik Big Cap Sektor Keuangan

Kepercayaan Investor Terus Naik, BRI Raih Penghargaan Saham Terbaik Big Cap Sektor Keuangan
Jum'at, 16 September 2022 18:53 WIB
JAKARTA – Kepercayaan investor terus tumbuh seiring performa kinerja bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang semakin positif. Hal itu membuat BRI meraih penghargaan “Saham Terbaik 2022 Kategori Big Cap (Kapitalisasi Pasar di Atas Rp 10 Triliun) Sektor Keuangan” yang diadakan oleh Berita Satu Media Holdings.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu mengatakan Perseroan senantiasa menjaga kepercayaan investor dengan terus menjaga pertumbuhan bisnis yang baik dan yang berkelanjutan. Hal ini juga didukung oleh kondisi pemulihan ekonomi di segmen UMKM yang berimplikasi positif terhadap kinerja keuangan BRI.

“Kami terus berupaya menjaga dan meningkatkan kepercayaan pemegang saham.Hal ini sejalan dengan transformasi yang tengah kami jalankan dalam blueprint BRIVolution 2.0 di mana BRI telah menetapkan visi untuk menjadi The Most Valuable Banking Group in South-East Asia & Champion of Financial Inclusion. Penghargaan ini menjadi momentum bagi BRI untuk terus meningkatkan kinerja dan mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ucap Viviana.

Sebagai salah satu saham blue chip, BBRI memiliki basis investor yang kuat dan terus tumbuh. Saat ini sebanyak 23% dari jumlah investor yang berinvestasi di saham bluechip (market cap di atas Rp 100 Triliun) merupakan pemegang saham BRI.

Di tahun ini, saham BBRI juga menandai milestone penting dengan mencatatkan rekor all time high yang terjadi pada akhir perdagangan 26 April 2022. Tidak hanya itu, saham BBRI di bursa pada tahun ini juga diwarnai oleh berbagai aksi korporasi.

Terbaru, BRI tengah menjalankan proses buyback saham dengan total nilai maksimal mencapai Rp 3 triliun. Seperti diketahui, pada tanggal 1 Maret 2022 melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), BRI telah mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan buyback saham BBRI, dan prosesnya dilaksanakan dalam kurun waktu 18 bulan sejak disetujuinya buyback lewat RUPS, atau pada rentang waktu 1 Maret 2022 - 31 Agustus 2023.

Dari segi bisnis, kinerja BRI berhasil tumbuh positif di tengah situasi yang masih menantang. Pada akhir Juni 2022, BRI secara konsolidasian membukukan laba bersih Rp24,88 triliun atau tumbuh 98,38% secara year on year (yoy). Adapun total aset meningkat 6,37% yoy menjadi Rp1.652,84 triliun. Dari sisi penyaluran kredit dan pembiayaan, secara konsolidasian mencapai Rp1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75% yoy.

Bahkan portofolio kredit UMKM BRI, sebagai bisnis inti Perseroan tumbuh 9,81% dari Rp837,82 triliun pada akhir Juni 2021, menjadi Rp920 triliun pada akhir Juni 2022. Hal ini meningkatkan porsi kredit UMKM menjadi sebesar 83,27% dari total portofolio penyaluran kredit dan pembiayaan Perseroan. ***

Editor:Muslikhin Effendi
Kategori:Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww