Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Olympic

Senangnya, Beruang Madu hingga Elang Bisa Pulang ke Hutan Jambi

Senangnya, Beruang Madu hingga Elang Bisa Pulang ke Hutan Jambi
Foto Balai KSDA Jambi.
Minggu, 18 September 2022 16:26 WIB

JAKARTA - Sebanyak 6 ekor satwa berhasil lulus dari rehabilitasi. Mereka dikembalikan ke habitat aslinya di hutan Jambi. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi melakukan pelepasliaran 1 (satu) ekor Beruang Madu (Helarctos malayanus), 1 (satu) ekor owa ungko (Hylobates agilis), 1 (satu) ekor burung elang (Ictinaetus sp.),1 (satu) ekor burung rangkong (Buceros sp), 2 (dua) ekor kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis) di Kawasan Produksi KPH unit II dan III Bungo, Jambi, 14 September 2022.

Lokasi pelepasliaran merupakan bagian kesatuan ekosistem Taman Nasional Kerinci Seblat dan cocok sebagai habitat satwa -satwa tersebut dan dengan jarak yang cukup jauh dari pemukiman penduduk. "Kami berharap satwa-satwa tersebut akan survive dan berkembang biak di alam," ujar Teguh Sriyanto, Plt. Kepala Balai KSDA Jambi dalam rilisnya.

Teguh melanjutkan bahwa dirinya dan Balai KSDA Jambi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu berperan aktif menjaga habitat dan melestarikan satwa liar. Ia pun berujar jika dalam Quran surah al-An'am, 6:38 Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa telah memerintahkan manusia untuk menjaga alam dan kehidupan di dalamnya, termasuk satwa.

Satwa beruang madu yang dilepasliarkan kali ini merupakan hasil penyelamatan pada tanggal 15 Juni 2022 di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo, di mana pada saat diselamatkan mengalami luka (patah tulang) pada kaki depan sebelah kanan.

Selama berada di TPS, beruang tersebut dilakukan pengobatan berupa operasi bedah tulang (orthopedi) dengan menggunakan pemasangan pelate untuk menyatukan tulang beruang oleh Dr. Andreas Messikomer, spesialis traumatology et chir dari Switzerland bersama tim medis TPS BKSDA Jambi dan FZS (Frankfurt Zoological Society).

Selain itu, seluruh satwa yang dilepasliarkan tersebut juga telah mendapatkan pengkayaan perilaku dengan pemberian perlakuan-perlakuan untuk merangsang kemampuan mencari makan di alam liar dan diupayakan pengurangan kontak dengan manusia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Lingkungan, DKI Jakarta, Jambi
wwwwww