Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Cak Imin Siap jadi Cawapres Puan, PKB: Politik Itu Ada Kompromi

Cak Imin Siap jadi Cawapres Puan, PKB: Politik Itu Ada Kompromi
Momen Cak Imin makan bareng Puan usai ziarah makam Taufik Kiemas. (Foto: DPP PKB)
Selasa, 27 September 2022 11:28 WIB

JAKARTA - Kesiapan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menjadi calon wakil presiden saat bertemu dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani merupakan bahasa kompromi politik.

Demikian kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyinggung polemik pernyataan Cak Imin kepada Puan Maharani, Senin (26/9/2022). Menurutnya, pernyataan Cak Imin dimaksudkan untuk memberikan pendidikan politik ke publik bahwa di dalam politik itu ada yang disebut dengan kompromi politik.

Meski demikian, Wakil Ketua MPR itu memastikan bahwa PKB sampai saat ini masih memberikan mandat kepada Abdul Muhaimin Iskandar untuk menjadi Capres sesuai keputusan Muktamar di Bali. "Politik itu ada kompromi-kompromi, ada basis-basis rasional yang juga dipertimbangkan," kata Gus Jazil.

Soal peluang koalisi dengan PDIP, paska Cak Imin-Puan ziarah bareng ke makam Taufiq Kiemas, Gus Jazil mengatakan belum menghasilkan keputusan politik apapun. Namun demikian, dari pertemuan itu sangat memungkinkan untuk dilakukan pertemuan untuk komunikasi lanjutan.

Bagi Gus Jazil, bertemunya dengan Puan Maharani adalah kedewasaan berpolitik dari Cak Imin-PKB. "Kita tidak pernah menutup komunikasi dengan partai apapun, apalagi dengan PDIP yang selama ini kawan lama dan punya hubungan historis panjang,” katanya.

Hingga saat ini, menurut Gus Jazil, kerjasama politik yang sudah resmi dilakukan PKB yakni bersama Partai Gerindra. Kedua partai juga sepakat untuk memperluas koalisi dengan partai politik lain.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww