Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ketua MPR Dorong Pemerintah Lakukan Penyelidikan Mendalam Terkait Tragedi Kanjuruhan

Ketua MPR Dorong Pemerintah Lakukan Penyelidikan Mendalam Terkait Tragedi Kanjuruhan
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 03 Oktober 2022 22:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo turut menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022). Kejadian itu dipicu oleh kekalahan Arema FC atas Persebaya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023, mengakibatkan 125 orang menjadi korban jiwa dan 300 orang lebih mengalami luka-luka.

“Menyampaikan dukacita mendalam atas korban jiwa 125 orang lebih dan juga korban luka-luka dalam kerusuhan tersebut, dan meminta pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit yang menangani korban, guna memberikan kepastian jumlah korban,” kata Bambang Soesatyo di Jakarta, Senin (3/10/2022).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga meminta pemerintah melalui Kepolisian untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut, dengan mengungkap latar belakang terjadinya kerusuhan, kedua memastikan jumlah korban, ketiga mengusut siapa yang memerintahkan penembakan gas air mata, ke empat secara terbuka menjelaskan kepada ke masyarakat siapa yang bertanggungjawab terhadap kasus tersebut.

“Kelima pihak kepolisian harus tegas menerapkan sanksi hukum sesuai hukum positif yang berlaku kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran hukum atau tindak pidana dalam kejadian dimaksud,” ujarnya.

Selain itu, Bamsoet mendorong agar pemerintah melalui pemerintah daerah memberikan santunan baik kepada korban meninggal dunia maupun korban luka-luka yang sekarang dalam perawatan ataupun kepada keluarga yang sanak keluarganya menjadi korban meninggal dunia.

“Meminta pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, PSSI, dan Panitia Liga Sepak bola Indonesia melakukan langkah antisipasi dan pembenahan tata kelola dunia sepak bola ke depannya, agar menjadi lebih tertib dan baik, termasuk terhadap koordinator supporter tim sepak bola agar dapat menjaga sikap untuk memberi image baik dunia sepak bola Indonesia di mata internasional,” harapnya. ***

wwwwww