Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
19 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
14 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
12 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Olympic

Data Polri dan Pemerintah Berbeda, Berapa Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Sebenarnya?

Data Polri dan Pemerintah Berbeda, Berapa Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Sebenarnya?
Tim SAR saat mengevakuasi korban tragedi Kanjuruhan. (Foto: Bola.net)
Selasa, 04 Oktober 2022 15:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Tragedi Kanjuruhan pada 1 0ktober 2022 masih menyimpan duka yang mendalam bagi dunia sepak bola. Kejadian tersebut terjadi pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berakhir dengan kekalahan Arema dikandang Singo Edan.

Bahkan sekarang banyak yang menanyakan tentang data korban tragedi Kanjuruhan. Pasalnya, data yang beredar satu sama lainya tidak sama dan memunculkan selisih yang cukup signifikan.

Semenjak awal kejadian di Kanjuruhan, beberapa petinggi memberi statmen memakai data yang berbeda. Awalnya, Presiden Joko Widodo menyebutkan jumlah korban sekitar 129 orang meninggal.

Jumlah ini berlainan sama yang dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang pastikan korban meninggal sekitar 125 orang. Jumlah itu menyusut dari data awalnya 129 orang. Hal tersebut karena ada pencatatan yang double.

Awalnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sempat mengatakan jumlah korban meninggal mencapai 174 orang. Hal tersebut berdasar data yang didapatkannya dari Tubuh Pengendalian Musibah Wilayah (BPBD) Jawa timur.

Sementara berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, mengatakan jumlah korban meninggal sekitar 131 orang. "Iya betul 131 (korban meninggal), saya up-date," tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo, Selasa (4/10/2022).

Dia sampaikan, jumlah itu masih tetap ada peluang untuk semakin bertambah. "Ingat sekarang ini masih tetap ada beberapa korban yang jalani perawatan di rumah sakit," tambahnya.

Data berbeda berikutnya juga diutarakan Relawan Ambulance peduli tragedi Aremania. Mereka mencatat setidaknya ada 187 orang yang meninggal dunia. Lebih mengejutkan lagi, data dari Aremania sendiri mencatat jumlah korban meninggal dunia capai 212 orang. Lalu data siapa yang benar?.***

wwwwww